Jakarta Diingatkan untuk Menjaga Aset
📅 Selasa, 13 Jun 2023, 05:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
JAKARTA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menjaga aset milik Pemprov DKI Jakarta, khususnya bangunan dan gedung. "Masih ada beberapa aset milik Pemprov DKI yang belum terjaga dengan baik. Maka, saya minta OPD agar benar-benar mendata kembali untuk menjaga aset," kata Wali Kota Jaktim, Muhammad Anwar.
Dia mengatakan ini saat membuka pelaksanaan inventarisasi barang milik daerah berupa gedung dan bangunan Jakarta Timur, Senin (12/6). Dalam kegiatan yang dihadiri seluruh perwakilan OPD, camat, hingga lurah itu, Anwar juga berpesan kepada seluruh jajaran untuk lebih teliti dalam mendata aset.
"Ada yang sudah dimanfaatkan dan belum. Yang jelas, semua harus didata dan dijaga dengan baik. Sampaikan apa adanya di lapangan dengan dokumentasi," katanya.
Menurut Anwar, dengan adanya perjanjian kerja sama maka para jajaran diharapkan untuk menyesuaikan isi perjanjian tersebut. Dengan begitu, tidak ada kekeliruan yang akan merugikan aset milik pemerintah.
"Harapannya dengan inventarisasi data barang akan lebih rapi. Saya harapkan unit kerja perangkat daerah atau OPD di lapangan mengawasi dan jaga aset. Jangan sampai ada orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan atau mencoba-coba mengalihkan," jelas Anwar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kepala Suku Badan Aset Kota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Tristianto, mengatakan perlu menginventarisasi kembali aset-aset milik pemerintah daerah. "Ini agar tertata rapi dan tertib sesuai dengan penggunaannya," ucapnya. Total aset Pemkot Jaktim bernilai 24,1 triliun rupiah. Ini data 31 Desember 2016.
Sementara itu, Pemkot Jakarta Barat menyiapkan 4.000 m² lahan di Jalan Topaz, Meruya Utara, Kembangan milik Pemprov DKI untuk bangun gedung kantor dan gudang alat berat. "Keberadaan 4.000 m² lahan tersebut adalah kewajiban dari pengembang. Saat ini lahan ditempati Sudin Bina Marga Jakarta Barat," ungkap Sekretaris Kota Jakarta Barat, Indra Patrianto.
Indra mengatakan bagian depan lahan sudah dipagari, sedangkan bagian belakang, kiri, dan kanan lahan masih tertutup tembok gedung lain. Untuk itu demi mengamankan aset, dalam waktu dekat, sekeliling lahan akan dipagari permanen dengan ditembok. Senin depan akan dirapatkan. "Selanjutnya usai dipagar, tahun depan akan dianggarkan untuk pembangunan gedung kantor dan gudang alat berat," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Darwin Ali, menuturkan lahan yang luasnya 4.000 meter persegi sudah mereka tempati sejak awal Januari 2023.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!