Antisipasi Kebakaran Gunung Bromo Meluas, BPBD Probolinggo Siaga
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 16:25 WIB | Oleh: SujarPROBOLINGGO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, Jawa Timur, siaga penuh untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan di Gunung Bromo, tepatnya di Blok Bantengan yang merupakan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Selasa.
"Kondisi pagi tadi api menyala lagi, berdasarkan informasi yang kami dapat dari petugas TNBTS," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief saat dihubungi telepon selulernya.
Pihaknya bersama BPBD Jawa Timur, TNI/ Polri, masyarakat, dan relawan dibawah koordinasi TNBTS berusaha untuk mencegah kebakaran hutan di kawasan Blok Bantengan meluas.
Petugas melakukan pemantauan, pembuatan sekat, dan menyiapkan peralatan untuk melakukan upaya-upaya pencegahan kebakaran di kawasan TNBTS tersebut meluas.
"Tim juga naik ke Bukit Sariwani di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, untuk mengantisipasi karhutla yang mengarah ke Probolinggo dengan menggunakan peralatan seadanya," kata Oemar Sjarief.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap kebakaran tersebut tidak semakin meluas dan bisa dipadamkan oleh petugas di lapangan.
Sebelumnya Balai Besar TNBTS menutup sebagian akses wisata Gunung Bromo dari pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang akibat kebakaran hutan di Blok Bantengan.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan keputusan menutup beberapa akses ke Gunung Bromo untuk memaksimalkan upaya pemadaman api dan memastikan aspek keselamatan seluruh wisatawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk kelancaran upaya pemadaman titik api serta memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk pengunjung," katanya.
Penutupan tiga akses tersebut dilakukan sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan, namun wisatawan bisa berkunjung ke Gunung Bromo dari Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.
Wisatawan hanya bisa mengakses area Lautan Pasir dan tidak diperkenankan bergerak ke wilayah Savana karena berbahaya akibat kebakaran hutan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!