Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setahun Pasca-Kebakaran, Pedagang Taman Puring Tagih Janji Gubernur DKI Revitalisasi Pasar

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 14:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setahun Pasca-Kebakaran, Pedagang Taman Puring Tagih Janji Gubernur DKI Revitalisasi Pasar Doc: ANTARA
Ket. Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring Asmun memberikan keterangan kepada wartawan di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).

JAKARTA - Pedagang Taman Puring menagih janji Pemerintah Provinsi DKI untuk segera merevitalisasi pasar setelah setahun dilanda kebakaran pada Juli 2025.

"Bahwa janji Pak Gubernur akan membangun pasar kembali seperti awal statement Pak Gubernur itu, kami tetap menunggu dan berharap," kata Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring Asmun kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/8).

Asmun mengatakan itu usai sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dari Pemerintah Provinsi DKI melakukan peninjauan di Taman Puring terkait rencana pembangunan Taman Difabel.

Dia mengatakan hingga kini belum ada kejelasan terkait revitalisasi pasar.

Padahal, para pedagang sudah menanti untuk mendapatkan kepastian selama setahun.

"Kalau untuk jawaban masih belum ada jawaban dari beberapa dinas, tapi harapan kami tetap menunggu apa yang telah dijanjikan Pak Gubernur kepada kami," ucapnya.

Setahun setelah kebakaran, pedagang Taman Puring mengaku masih kesulitan memperoleh pendapatan mereka, sehingga tidak sedikit pedagang yang berpindah ke lokasi lain.

"Sementara yang masih aktif berdagang ya karena dengan kondisi yang seperti ini masih sekitar hampir separuhnya, kurang lebihnya antara 150 sampai 200-an pedagang," katanya.

Pendapatan para pedagang tersebut diketahui hanya mendapatkan Rp200 ribu per harinya, namun tidak menentu. Angka itu terbilang jauh dari pendapatan mereka sebelum kebakaran.

Dengan demikian, besar harapan agar mereka bisa bersosialisasi langsung dengan pemerintah terkait rencana revitalisasi Pasar Taman Puring.

Menurut dia, Pasar Taman Puring sudah menjadi bagian ekonomi Kota Jakarta.

"Setelah kami kebakaran habis semuanya, tiba-tiba ada statement lain selain ada pembangunan untuk dibangun pasar kembali, terutama untuk dibangun apa itu namanya taman apa itu. Harapan kami tetap saya menunggu janji Pak Gubernur," katanya.

Saat ini, terdapat 180 pedagang yang masih bertahan di lokasi bekas kebakaran di Pasar Taman Puring.

Sebelum insiden itu terjadi pada 28 Juli 2025, Pasar Taman Puring dihuni oleh lebih dari 500 pedagang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.