6 Fakta tentang Semut yang Belum Diketahui, Luar Biasa Menakjubkan!
📅 Minggu, 14 Mei 2023, 11:06 WIB | Oleh: Tim Penulis4. Membuat semut jalan: kerja sama, kematian, dan perbudakan
Terkadang dua L. niger ratu bersatu untuk menemukan sebuah sarang. Asosiasi yang awalnya kooperatif ini-yang meningkatkan kemungkinan mendirikan koloni-bubar begitu pekerja dewasa baru muncul dan kemudian para ratu bertarung sampai mati. Jahatnya, koloni L. niger terkadang mencuri induk dari tetangga mereka, menempatkan mereka untuk bekerja sebagai budak.
Perbudakan telah berkembang di sejumlah spesies semut, meski mereka juga menunjukkan kerja sama pada tingkat yang luar biasa. Contoh ekstremnya adalah "supercolony" semut Argentina (Linepithema humile) yang tinggal memanjang pada lebih dari 6.000 kilometer garis pantai Eropa, dari Italia hingga Spanyol barat laut, dan terdiri dari miliaran pekerja dari jutaan sarang yang bekerja sama.
5. Ratu semut dapat hidup selama beberapa dekade, jantan selama seminggu
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah membangun koloninya, pekerjaan sang ratu belum selesai dan ia masih memiliki bertahun-tahun ke depan untuk bertelur. Di laboratorium, ratu L. niger telah hidup selama hampir 30 tahun.
Semut pekerja hidup selama sekitar satu tahun, sedangkan semut jantan sedikit lebih dari satu minggu (meskipun sperma mereka hidup lebih lama). Perbedaan umur panjang yang luar biasa ini murni karena perbedaan ekspresi gen mereka.
6. Semut dapat membantu manusia dan lingkungan
Sebaiknya Anda baca juga:
Semut memiliki pengaruh besar dalam ekosistem di seluruh dunia dan peran mereka beragam. Sementara beberapa semut dianggap hama, yang lain bertindak sebagai agen pengontrol biologis. Semut menguntungkan ekosistem dengan membantu penyebaran benih, penyerbukan tanaman, serta membantu meningkatkan kualitas tanah.
Semut juga dapat bermanfaat bagi kesehatan kita, sebagai sumber potensial obat-obatan baru seperti antibiotik .
Jadi ketika Anda selanjutnya melihat semut, sebelum Anda berpikir untuk membunuhnya, pikirkan betapa menarik mereka sebenarnya.
Las Asimi Lumban Gaol menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.![]()
Charlie Durant, PhD Candidate, Department of Genetics and Genome Biology, University of Leicester; Max John, PhD Candidate, Department of Genetics and Genome Biology, University of Leicester, University of Leicester, dan Rob Hammond, Lecturer, Department of Genetics and Genome Biology, University of Leicester
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!