Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bola untuk Piala Dunia Produk Indonesia Dipuji Profesor Fisika dari Universitas Lynchburg Amerika Serikat

📅 Senin, 28 Nov 2022, 02:37 WIB | Oleh:
Bola untuk Piala Dunia Produk Indonesia Dipuji Profesor Fisika dari Universitas Lynchburg Amerika Serikat Doc: Istimewa/Fifa
Ket. Bola Piala Dunia.

JAKARTA - Bola yang digunakan pada Piala Dunia 2022 Qatar memiliki sisi aerodinamika yang terbaik. Sebuah studi telah menilai bahwa bola Al Rihla memiliki sisi aerodinamika yang terbaik.

Studi tersebut dilakukan oleh Profesor fisika dari Universitas Lynchburg, Amerika Serikat, John Eric Goff. Dia memang mempelajari fisika olahraga dan ditulis analisisnya di The Conversation.

Sebagai bagian dari penelitiannya, setiap perhelatan Piala Dunia, Goff melakukan analisis terhadap bola terbaru.

Goff menyebut bahwa bola yang digunakan untuk Piala Dunia 2022 memiliki desain yang sangat baik sehingga memiliki aerodinamika tinggi.

Menurut Goff seperti dikutip dari The Conversation, Senin (28/11), di antara tembakan ke gawang, tendangan bebas, dan operan panjang, banyak momen penting dalam pertandingan sepak bola terjadi saat bola berada di udara.

"Jadi salah satu karakteristik terpenting dari sebuah bola sepak adalah bagaimana ia bergerak di udara," tulis Goff seperti dikutip dari The Conversation.

Seperti dikutip dari CNBC, bola yang digunakan dalam turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar ternyata buatan Indonesia. Produsen bola tersebut berada di Madiun, Jawa Timur.

Bola untuk Piala Dunia 2022 Qatar dijuluki "Al Rihla" yang berarti perjalanan.

Menurut situs Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Adidas mempercayakan Global Way Indonesia untuk memproduksi bola tersebut. Perusahaan ini telah mengekspor bolanya ke Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, dan Brasil.

Mengutip laman resmi FIFA, warna cerah yang tercetak di bola Al Rihla terinspirasi oleh budaya, arsitektur, kapal ikonik, dan bendera Qatar. Bola ini juga didesain ramping sehingga menghadirkan akurasi dan stabilitas ketika melayang di udara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Meriahnya Pembukaan Asian P...
Rona
Tips Menjalankan Bisnis War...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.