Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Minta Inovasi dan Literasi Pekerja Harus Diperkuat

📅 Kamis, 15 Sep 2022, 00:05 WIB | Oleh:
Wapres Minta Inovasi dan Literasi Pekerja Harus Diperkuat Doc: Istimewa
Ket. Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, dalam sambutan secara daring pada Pertemuan G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting, Rabu (14/9).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, mengungkapkan pentingnya penguatan kemampuan inovasi dan literasi pekerja. Hal tersebut perlu khususnya di bidang-bidang yang akan menciptakan lapangan kerja baru di masa depan, seperti teknologi digital, dan ekonomi hijau.

"Penguatan kemampuan inovasi dan literasi pekerja penting untuk dilakukan," ujar Wapres, dalam sambutan secara daring pada Pertemuan G20 Labour and Employment Ministers' Meeting, Rabu (14/9).

Dia mengatakan, ke depan inovasi dan digitalisasi merupakan modal penting dalam menghadapi persaingan global yang semakin pesat dan canggih. Pemerintah menargetkan, 30 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024.

Menurut Wapres, dari aspek kemampuan, sangat penting ada peningkatan keahlian dalam upaya meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja Indonesia baik di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, upaya yang dapat dilakukan diantaranya melalui skilling, re-skilling, dan up-skilling yang dilakukan secara terus menerus.

Wapres juga menekankan, perlunya penguatan perlindungan sosial bagi pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Hal tersebut dapat dilakukan di antaranya dengan memastikan terpenuhinya hak-hak pekerja melalui pemberian pendampingan dan bantuan yang adaptif, sesuai kondisi.

"Di Indonesia, hal ini menjadi bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional, berupa Program Bantuan Subsidi Upah, Program Kartu Pra-Kerja, Program Bantuan Produktif Usaha Mikro, dan Program Padat Karya di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengajak para Menteri Ketenagakerjaan G20 untuk bersama-sama memulihkan kondisi global dari dampak pandemi Covid-19. Situasi yang terjadi saat ini serta tantangan yang akan terjadi di masa depan hanya dapat diselesaikan melalui kerja bersama.

"Saya sangat optimistis, kita dapat melakukan yang terbaik untuk meningkatkan kondisi ketenagakerjaan global secara bersama-sama," katanya.
Menaker menyambut baik Joint statement Labor 20 (L20) dan Business 20 (B20) yang menunjukkan semangat mengejawantahkan tema Recover Together, Recover Stronger. "Saya yakin ini akan memberikan dampak baik di tingkat nasional dan global" terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Nasional
Kemnaker Raih Terbaik II An...
Olahraga
Mbappe Dikritik Tebas Gara-...
Nasional
Kawasan Industri Buluminung...

The Fed Naikkan Suku Bunga Hingga 4%, Pertama Kali sejak Tahun 2023

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
The Fed Naikkan Suku Bunga ...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.