Basarnas Sisir Enggano, Pencarian Korban KM Virgo Berlanjut
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim PenulisKota Bengkulu - Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu melakukan penyisiran di pesisir Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, untuk mencari kapal cepat beserta delapan orang yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.
Dikutip dari Antara, Kepala Kantor Basarnas Bengkulu Muslikun Sodik mengatakan tim melakukan penyisiran darat dari Dermaga Malakoni menuju Banjarsari, Pulau Enggano.
“Memang benar saat ini kami melakukan penyisiran darat di kawasan pesisir Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara untuk melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput aktivitas Anak Gunung Krakatau,” kata Muslikun saat dikonfirmasi di Kota Bengkulu, Rabu (16/9).
Selain penyisiran darat, tim Basarnas Bengkulu akan melakukan pencarian menggunakan rigid inflatable boat (RIB) yang dibawa dari Kota Bengkulu ke Pulau Enggano menggunakan Kapal Pulo Tello.
Sementara itu, Polda Bengkulu telah mengirim sampel DNA jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri untuk dicocokkan dengan DNA keluarga korban yang hilang.
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan identitas jenazah dan mengetahui apakah korban berkaitan dengan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Terkait pencocokan DNA jadi untuk jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara saat ini sudah dikirimkan sampel DNA-nya ke Pusdokkes Mabes Polri untuk dicocokkan,” kata Imam.
Ia mengatakan hasil pemeriksaan DNA masih menunggu proses di Pusdokkes Mabes Polri dan hasilnya akan disampaikan setelah diterima. Berdasarkan pemeriksaan penyidik, jenazah tersebut diketahui bukan masyarakat sekitar atau warga asli Pulau Enggano.
Muslikun mengatakan jenazah yang ditemukan di pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, telah dievakuasi menggunakan pesawat Susi Air dari Bandara Enggano menuju Bandara Fatmawati Soekarno pada Senin (14/9) pukul 07.58 WIB. Jenazah didampingi dua petugas kepolisian untuk menjalani autopsi guna memastikan identitas dan penyebab kematian.
Penemuan jenazah tanpa identitas tersebut sebelumnya dilaporkan Basarnas Bengkulu pada Sabtu (12/9).
Di sisi lain, Basarnas memperluas area pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan hingga 6.120 mil laut persegi pada hari keempat operasi SAR, Rabu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan pencarian dilakukan tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, dan BNPB dengan mengerahkan armada udara serta kapal SAR dalam sejumlah sektor. Ant/and
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!