Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JIS Layak untuk Final Piala Dunia

📅 Sabtu, 07 Mei 2022, 08:55 WIB | Oleh:
JIS Layak untuk Final Piala Dunia Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Pekerja menyelesaikan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Kamis (24/3). PLN memasok listrik sebesar 5.540.000 volt ampere (VA) atau setara 5,54 megavolt ampere (MVA) untuk Jakarta International Stadium (JIS), untuk mengalirkan listrik tersebut PLN bersama dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) membangun gardu distribusi khusus.

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan Jakarta International Stadium (JIS) layak menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola dunia di antaranya untuk final Piala Dunia.

"Singkatnya, Jakarta Internasional Stadium layak untuk final Liga Champions, bahkan final Piala Dunia," kata Riza Patria melalui akun Instagram @arizapatria di Jakarta, Jumat (6/6).

Ia menyebut beberapa indikator yang mendukung JIS di antaranya kapasitas 82.000 kursi hingga atap yang mampu buka tutup (retractable roof). Bahkan, lanjut dia, kecanggihan teknologi di atap JIS itu tidak dimiliki lapangan sepak bola yang menjadi markas klub bola dunia seperti Anfield. Seperti diketahui, Anfield adalah markas klub Liverpool. Demikian juga kandang Manchester United, Old Trafford juga tidak memiliki retractable roof.

Saat ini, politikus Partai Gerindra itu sedang berada di London, Inggris untuk menengok putrinya yang sedang menempuh pendidikan tingkat lanjut di Universitas Newcastle. Di sela-sela liburan di Inggris, Riza menyempatkan berkunjung ke beberapa stadion klub sepak bola Eropa. Di antaranya Stadion Anfield, markas Liverpool dengan kapasitas 54.000 tempat duduk.

Selain itu, dia juga ke stadion Old Trafford yang menjadi kandang Manchester United. Stadion ini mampu menampung 76.000 kursi. "Kami patut bangga, Jakarta sudah punya JIS dengan kapasitas 82.000 tempat duduk," ucapnya. Di sisi lain, Riza mengatakan, sepak bola telah menjadi industri di negeri Ratu Elizabeth itu.

Dia mengungkapkan, kepercayaan swasta untuk menjadi sponsor dan berinvestasi pada klub-klub sepak bola Eropa merupakan peluang yang perlu dipelajari, didalami dan diterapkan di Indonesia.

"Kami berharap, semoga saat ini Persija dan klub Indonesia lainnya sedang menjalani tahapan-tahapan menuju klub kelas dunia seperti Liverpool, MU, Real Madrid, Bayer Munchen, AC Milan, dan lainnya," ucapnya.

Ia berharap pemain sepak bola asal Indonesia mampu menembus klub dunia dengan bayaran yang tentunya fantastis. Potensi itu, kata dia, cukup besar mengingat anak-anak asal Indonesia sudah mampu menembus kampus terbaik dunia seperti Oxford, Stanford, Harvard, MIT dan Cambridge.

Riza menyebutkan gaji pemain seperti Mohamed Salah mencapai 3,7 miliar rupiah per pekan. Lalu Cristiano Ronaldo 7,1 miliar rupiah per pekan. Tentunya, pendapatan klub-klub sepak bola di Inggris terbilang besar, sehingga berani menggaji pemain dengan angka fantastis.

"Kalau anak-anak Indonesia mampu menembus kampus-kampus terbaik dunia, mestinya mereka juga bisa menembus dan bermain di klub-klub seperti Liverpool, Manchester United, atau Chelsea," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Olahraga
Tijjani Reijnders Gabung Kl...

KPK Usut Izin WNA, Dugaan Korupsi BPJS TKA Ikut Terungkap

51 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
KPK Usut Izin WNA, Dugaan K...
Nasional
Nasib Guru PPPK Terjawab! P...
Rona
'Mutiny': Balas Dendam Brut...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.