Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappeda Memilih Bus Sekolah Khusus Buat Difabel Masuk Nominasi Penghargaan

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 12:03 WIB | Oleh:
Bappeda Memilih Bus Sekolah Khusus Buat Difabel Masuk Nominasi Penghargaan Doc: ist
Ket. perlu bantuan transportasi

JAKARTA – Ada 10 yang masuk nominasi penghargaan inovasi dalam penghargaan yang akan diberikan Bappeda. Layanan bus sekolah antar-jemput gratis bagi peserta didik penyandang disabilitas yang diluncurkan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jakarta berhasil masuk dalam 10 besar nominasi Jakarta Innovation Award (JIA) 2026.

Penghargaan ini diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jakarta. Inovasi tersebut bernama SAPA DISA (Sistem Antar Jemput Peserta Didik Disabilitas).

SAPA DISA merupakan layanan Bus Sekolah Ramah Disabilitas yang menyediakan transportasi aman, nyaman, gratis, dan aksesibel bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Menerapkan pola point-to-point, peserta didik dijemput dari rumah atau titik yang disepakati bersama orang tua menuju sekolah, kemudian mengantarkannya kembali setelah kegiatan belajar selesai.

Layanan ini membantu peserta didik yang berdomisili jauh dari sekolah untuk tiba lebih cepat dan lebih siap mengikuti kegiatan belajar.

Saat ini, layanan telah beroperasi secara berkelanjutan dengan melayani 9 Sekolah Luar Biasa (SLB) dan rata-rata sekitar 150 peserta didik setiap hari.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, masuknya SAPA DISA dalam 10 besar JIA 2026 menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Dishub untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi penyandang disabilitas.

“SAPA DISA lahir dari kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar menyediakan bus, tetapi memastikan peserta didik penyandang disabilitas memiliki akses mobilitas yang aman dan nyaman untuk bersekolah,” ujarnya, Rabu (19/8).

Ia menyampaikan, SAPA DISA didukung armada yang dilengkapi fasilitas aksesibilitas, seperti lift chair, sistem pengunci kursi roda (wheelchair restraint), guide block, handrail, lantai antiselip, tombol darurat, sabuk pengaman, CCTV, GPS, AC, serta sistem informasi visual dan audio.

Pelaksanaan SAPA DISA diperkuat melalui kolaborasi Dinas Perhubungan dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Sekolah Luar Biasa, komunitas penyandang disabilitas, dan orang tua peserta didik.

“Manfaat yang dirasakan langsung oleh siswa, keluarga, dan sekolah menjadi bagian penting dari keberlanjutan inovasi tersebut,” katanya.

Budi menjelaskan, keberhasilan SAPA DISA masuk dalam 10 besar JIA 2026 menjadi pengakuan atas inovasi pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ia menambahkan, layanan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan sistem transportasi yang semakin inklusif serta mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota yang setara dan berkeadilan bagi seluruh anak.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan hanya karena keterbatasan akses transportasi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.