Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 12:26 WIB | Oleh:
Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel Doc: ist
Ket. Perlu tambahan tenaga

BANJARMASIN – Kondisi cuaca yang panas dan kering menyulitkan pemadaman karhutla di Kalsel. Untuk itu, diperlukan banyak tenaga. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq minta Provinsi Kalimantan Selatan lebih masif mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca ekstrem dan kekeringan yang meningkat.

Wamenko Hanif di Banjarbaru, Rabu, meminta penguatan sumber daya tersebut usai memimpin rapat koordinasi strategis penanganan karhutla di kawasan Pengayuan, Banjarbaru, Selasa (18/8), melibatkan Dinas Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta berbagai lintas yang tergabung dalam satgas karhutla.

Dalam rakor, ia membahas proyeksi perkembangan titik api serta kebutuhan mobilisasi sumber daya secara lebih masif untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

“Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, masyarakat, hingga unit usaha agar pengendalian berjalan terpadu,” ujarnya.

Usai rakor, ia bersama rombongan dan personel gabungan bergerak menuju titik api yang terdeteksi di kawasan Pengayuan untuk melakukan pemadaman secara langsung sebagai respons cepat terhadap kondisi kebakaran yang terjadi di lapangan.

Personel gabungan memadamkan api agar tidak semakin meluas, dengan penanganan diprioritaskan untuk mencegah api merembet ke kawasan permukiman warga, lingkungan, serta infrastruktur yang berada di sekitar kawasan terdampak.

Dalam penanganan di kawasan hutan, Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra menyatakan kesiapan jajaran untuk memperkuat kolaborasi dan menjalankan pengendalian karhutla secara intensif bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan pengendalian kebakaran hutan dan lahan sangat bergantung pada kekompakan pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat sehingga koordinasi bersama pemerintah pusat terus diperkuat untuk meminimalkan dampak kebakaran serta menjaga keamanan masyarakat dan lingkungan,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Ada 44 Cabor! Porprov Kalta...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.