Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel

28 Rabu, 19 Agu 2026, 12:26 WIB | Oleh:
Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel Doc: ist
Ket. Perlu tambahan tenaga

BANJARMASIN – Kondisi cuaca yang panas dan kering menyulitkan pemadaman karhutla di Kalsel. Untuk itu, diperlukan banyak tenaga. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq minta Provinsi Kalimantan Selatan lebih masif mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca ekstrem dan kekeringan yang meningkat.

Wamenko Hanif di Banjarbaru, Rabu, meminta penguatan sumber daya tersebut usai memimpin rapat koordinasi strategis penanganan karhutla di kawasan Pengayuan, Banjarbaru, Selasa (18/8), melibatkan Dinas Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta berbagai lintas yang tergabung dalam satgas karhutla.

Dalam rakor, ia membahas proyeksi perkembangan titik api serta kebutuhan mobilisasi sumber daya secara lebih masif untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

“Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, masyarakat, hingga unit usaha agar pengendalian berjalan terpadu,” ujarnya.

Usai rakor, ia bersama rombongan dan personel gabungan bergerak menuju titik api yang terdeteksi di kawasan Pengayuan untuk melakukan pemadaman secara langsung sebagai respons cepat terhadap kondisi kebakaran yang terjadi di lapangan.

Personel gabungan memadamkan api agar tidak semakin meluas, dengan penanganan diprioritaskan untuk mencegah api merembet ke kawasan permukiman warga, lingkungan, serta infrastruktur yang berada di sekitar kawasan terdampak.

Dalam penanganan di kawasan hutan, Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra menyatakan kesiapan jajaran untuk memperkuat kolaborasi dan menjalankan pengendalian karhutla secara intensif bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan pengendalian kebakaran hutan dan lahan sangat bergantung pada kekompakan pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat sehingga koordinasi bersama pemerintah pusat terus diperkuat untuk meminimalkan dampak kebakaran serta menjaga keamanan masyarakat dan lingkungan,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Mitigasi Bencana, BPBD Tang...
Luar Negeri
Mojtaba Khamenei Masih Mena...

Janice Melaju di Sektor Ganda dan Tunggal

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Melaju di Sektor Gan...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.