Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia

📅 Selasa, 02 Nov 2021, 07:06 WIB | Oleh:
Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia Doc: Koran Jakrta/Muhamad Ma'rup
Ket. Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar "Festival Bumi Rempah Nusantara" untuk dunia. Kegiatan menitikberatkan rekonstruksi Jalur Rempah (JR) agar bisa ditetapkan sebagai warisan dunia. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, dalam pembukaan Festival Bumi Rempah untuk Dunia, di Jakarta, Senin (1/11).

Hilmar menuturkan, sejumlah tayangan bertemakan JR dapat disaksikan di kanal Indonesiana.tv. Tayangan-tayangan kegiatan Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia digodok langsung di Banda Neira, Ternate, Makassar, Banjarmasin, Tanjung Uban-Pulau Bintan, dan Belawan. Kemudian, Lhokseumawe-Banda Aceh, Padang, Banten, Jakarta, Semarang, Benoa, dan Surabaya.

Kanal Indonesiana.tv akan mulai menayangkan Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia mulai 29 Oktober 2021, di setiap akhir pekan. Rinciannya: 29-30 Oktober 2021, 5-6 November 2021 dan 12-13 November 2021.

Direktur Kreatif dari Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia, Rama Soeprapto, menuturkan, peluncuran festival ini ditandai dengan acara puncak yang berlangsung di Candi Borobudur pada 29 Oktober 2021. Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, terlibat bincang kreatif bersama 80 perwakilan Laskar Rempah yang terpilih mewakili 34 Provinsi.

Rama menjelaskan, Laskar Rempah adalah garda depan untuk mewartakan keberagaman budaya Nusantara yang selama ini dipersatukan melalui kehangatan rempah-rempah. Menurutnya, mereka antusias untuk terlibat dalam festival.

Berbagai komunitas kreatif yang terlibat, berhasil menciptakan tayangan-tayangan menarik. Tayangan menggambarkan ketersambungan budaya dalam lintas daerah Indonesia.
"Muhibah budaya Jalur Rempah adalah platform kerja sama yang melibatkan kemendikbudristek, pemda, komunitas, dan swasta." ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.