Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 10:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC Doc: Kemenkes
Ket. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan Desa Siaga TB dan CKG di Desa Sukaharja dan Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (20/8/2026).

JAKARTA - Kementerian Kesehatan menyatakan Provinsi Banten khususnya Kabupaten Tangerang mencatatkan capaian positif dengan melampaui target nasional dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penemuan kasus tuberkulosis (TBC), sehingga dijadikan sebagai model percontohan nasional.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa berdasarkan data Kemenkes per 19 Agustus, cakupan CKG di Banten telah menyentuh 5.934.010 jiwa atau 100,60 persen dari target. Angka ini menempatkan Banten di posisi tiga besar provinsi dengan cakupan CKG tertinggi di Indonesia.

"Lebih lanjut, penemuan kasus TBC di wilayah ini pada tahun sebelumnya berhasil menembus 112 persen dari estimasi beban kasus, dengan tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 91 persen," katanya.

Menurut Benny, kesuksesan Banten tidak lepas dari strategi integrasi layanan dan kolaborasi lintas sektor. Salah satu kunci efektivitas program ini adalah pemanfaatan X-ray (rontgen) portabel dalam CKG. Langkah ini mempercepat deteksi kelainan paru seperti TBC, sekaligus terintegrasi dengan penjaringan Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus.

“Masyarakat yang mempunyai riwayat hipertensi dan diabetes bisa langsung ditangani dan diberikan obat, kemudian melanjutkan pengobatan ke puskesmas. Jika memerlukan tindakan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke rumah sakit,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan keberlanjutan, pihaknya telah menyiapkan alokasi 16 unit X-ray melalui APBN 2026 untuk 8 kabupaten dan kota di Banten yang memenuhi kriteria.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota terus bahu-membahu menyukseskan program CKG guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Alhamdulillah, Provinsi Banten telah melampaui target, tapi kami masih punya target sendiri bahwa kami ingin lebih dari separuh warga Banten mengikuti Cek Kesehatan Gratis. Kabupaten Tangerang juga telah melampaui 46 persen, hampir 6 juta warga Banten telah mengecek kesehatannya," ujar Gubernur Andra Soni.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyatakan kesiapannya merampungkan sisa target di wilayahnya melalui pendekatan proaktif atau jemput bola.

"Sasaran CKG kita berjumlah 1,6 juta jiwa, dan terhitung hari ini sudah tercapai 1,52 juta. Sisa target sekitar 100 ribu warga akan kita selesaikan pada bulan September ini dengan turun langsung menyasar balita, lansia, hingga ibu hamil di posyandu desa-desa," kata Bupati Maesyal.

Secara nasional, program CKG yang dicanangkan pemerintah ditargetkan mampu menjangkau 130 juta jiwa sepanjang tahun 2026. Hingga saat ini, cakupannya telah mencapai sekitar 82 juta jiwa.

Kemenkes terus mengimbau masyarakat agar aktif memanfaatkan layanan CKG di fasilitas kesehatan terdekat, guna memutus rantai penularan dan mendeteksi berbagai risiko penyakit sedini mungkin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Kebakaran Rumah di Kebayora...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.