Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Setujui Uji Klinis Obat Covid-19 untuk Pasien Kritis

📅 Senin, 06 Sep 2021, 00:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Setujui Uji Klinis Obat Covid-19 untuk Pasien Kritis Doc: FADEL SENNA / AFP
Ket. UJI KLINIS I Seorang petugas kesehatan mengambil paket vaksin Sinopharm Covid-19, di Distrik Errahma dekat Kota Casablanca, beberapa waktu lalu. Otoritas pengawasan obat-obatan makanan Tiongkok menyetujui uji klinis satu jenis obat Covid-19 berbasis antibodi manusia yang dikembangkan oleh anak perusahaan Sinopharm.

BEIJING - Otoritas pengawasan obat-obatan makanan di Tiongkok menyetujui uji klinis satu jenis obat Covid-19 berbasis antibodi manusia yang dikembangkan oleh anak perusahaan Sinopharm, CNBG. Obat ini untuk pasien kritis.

Persetujuan tersebut telah didapatkan sejak 30 Agustus, demikian CNBG dikutip media Tiongkok, Minggu (5/9). Antibodi manusia atau human immuneglobulin dikembangkan dari plasma pasien Covid-19 yang sudah sembuh.

Beberapa pakar kesehatan menyatakan bahwa obat tersebut efektif merawat pasien Covid-19 yang sedang kritis. Obat yang baru mendapatkan persetujuan uji coba itu bisa menetralkan antibodi pada virus korona jenis baru, demikian disebutkan CNBG.

CNBG memproduksi plasma yang berasal dari donasi para pasien sembuh sejak awal 2020 sehingga dipercaya efektif merawat pasien dalam kondisi parah. Pakar kesehatan di Tiongkok mencoba menggunakan produk tersebut untuk merawat pasien.

Penyaringan Ketat

Sayangnya, CNBG tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai tempat dan waktu uji klinis obat terbaru itu. CNBG sebelumnya mengeklaim telah melakukan penyaringan secara ketat dalam memproses plasma yang disumbangkan oleh para penyintas.

Selain tes rutin, hampir 30 aspek tambahan juga akan diuji, termasuk beberapa bakteri pernapasan dan usus serta patogen untuk lima jenis penyakit menular, seperti HIV, HBV, dan sifilis.

Perawatan inaktivasi virus (virus yang sudah dilemahkan) juga akan dilakukan untuk meningkatkan keamanan produk plasma. CNBG butuh waktu setidaknya sepekan dari pengumpulan plasma hingga menyiapkan produk yang dapat digunakan pada pasien Covid-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Swiss Gelar Pemungutan Suar...
Luar Negeri
Russia Mungkin Akan Menyera...

Garuda Muda Rebut Podium Ketiga Piala AFF U-19

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Garuda Muda Rebut Podium Ke...
Nasional
DPR RI Dorong Evaluasi Atur...
Daerah
TNI Ajak OPM yang Masih di ...
Daerah
Pemkot dan Forkopimda Inten...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.