Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadispenad Konfirmasi Satu Prajurit Gugur dalam Kecelakaan Kerja Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Kadispenad Konfirmasi Satu Prajurit Gugur dalam Kecelakaan Kerja Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Doc: Istimewa
Ket. TNI Angkatan Darat telah membentuk tim investigasi yang diterjunkan ke lokasi. Tim akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan kronologi serta penyebab insiden.

JAKARTA – TNI Angkatan Darat memastikan ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merupakan peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi saat personel melaksanakan pemeriksaan dan perawatan amunisi.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan insiden terjadi ketika personel sedang menjalankan prosedur rutin pemeriksaan dan perawatan materiel amunisi di salah satu gudang penyimpanan.

"Insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiel amunisi di salah satu gudang penyimpanan," ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta.

Donny menjelaskan, akibat ledakan tersebut, tujuh prajurit menjadi korban. Satu prajurit dinyatakan gugur dalam tugas, sementara empat personel mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kadispenad menyampaikan belasungkawa atas gugurnya salah satu prajurit dalam insiden tersebut dan berharap seluruh korban yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih.

"TNI AD berdukacita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja ini. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur, serta mendoakan agar seluruh korban yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan." 

Untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, TNI Angkatan Darat telah membentuk tim investigasi yang diterjunkan ke lokasi. Tim akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan kronologi serta penyebab insiden.

Menurut Brigjen Donny, proses investigasi akan dilakukan secara profesional, transparan, dan objektif sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.