UI dan Kyungdong University Korsel Bekerja Sama dalam Pendidikan Vokasi
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 08:23 WIB | Oleh: Tim PenulisDEPOK – Universitas Indonesia (UI) jalin kemitraan dengan Kyungdong University, Korea Selatan di bidang pendidikan vokasi melalui skema kerja sama double degree.
Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Mahmud Sudibandriyo di Depok, Rabu (16/7), mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun kemitraan jangka panjang antara Universitas Indonesia dan Kyungdong University.
Pertemuan kedua lembaga pendidikan itu menjadi bagian dari upaya kedua institusi untuk memperkuat kerja sama internasional, khususnya di bidang pendidikan vokasi, melalui pengembangan program internasional, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga penjajakan skema double degree.
"Kami melihat berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen hingga kolaborasi pendidikan dan penelitian yang memberikan manfaat bagi kedua institusi melalui program kunjungan akademik, short course, magang, dosen tamu, hingga penyelenggaraan lokakarya dan konferensi bersama, terutama pada bidang kesehatan yang menjadi kekuatan kedua universitas," ujar Mahmud.
Sementara itu Wakil Presiden bidang Pengembangan Internasional Universitas Kyungdong, Prof. Kim Kyung-hwan, menyampaikan apresiasinya atas sambutan Universitas Indonesia dan menegaskan komitmen Kyungdong University untuk menjadi mitra strategis UI dalam memperluas kolaborasi internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Universitas Indonesia merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan Asia. Kami sangat menghargai berbagai pencapaian akademik UI serta jejaring internasional yang telah dibangun selama ini. Kyungdong University berharap dapat menjadi mitra strategis UI dan bersama-sama memperkuat kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua institusi," ujar Prof. Kim Kyung-hwan.
Dalam sesi diskusi, Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin menjelaskan bahwa kedua institusi telah mengidentifikasi sejumlah program yang dapat segera ditindaklanjuti.
"Kami melihat potensi kolaborasi yang sangat besar, khususnya pada bidang ilmu kesehatan seperti fisioterapi, terapi okupasi, dan administrasi rumah sakit. Ke depan, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh kesempatan belajar di kedua institusi melalui program internasional yang disusun bersama," ujar Dr. Safrin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!