Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Momen Penumpang Ryanair-Air Malta Nyaris Tersedot Keluar, Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Jendela Pesawat Pecah?

3 Kamis, 16 Jul 2026, 15:56 WIB | Oleh:
Momen Penumpang Ryanair-Air Malta Nyaris Tersedot Keluar,  Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Jendela Pesawat Pecah? Momen Penumpang Ryanair-Air Malta Nyaris Tersedot Keluar,  Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Jendela Pesawat Pecah? Doc: Istimewa
Ket. Ljubisa Karović hampir terhisap keluar dari kursinya ketika jendela pesawat Boeing 737-800 pecah dalam penerbangan dari Yunani.

ATHENA – Apa yang selama ini hanya sering terlihat dalam film-film bencana penerbangan, pekan lalu nyaris menjadi kenyataan.

Minggu lalu, seorang penumpang Ryanair-Air Malta nyaris tersedot keluar dari pesawat setelah jendela di samping kursinya pecah ketika pesawat Boeing 737-800 itu masih mengudara di ketinggian sekitar 16.000 kaki.

Korban, Ljubisa Karović, dilaporkan sedang duduk di dekat jendela ketika bagian kaca tiba-tiba pecah. Dalam hitungan detik, tekanan udara yang berubah drastis menarik kepala dan bahunya keluar dari badan pesawat.

Situasi mencekam itu nyaris berubah menjadi tragedi. Beruntung, istrinya bersama sejumlah penumpang lain segera menarik tubuh Karović kembali ke dalam kabin hingga akhirnya ia berhasil diselamatkan.

Menurut laporan awal, insiden terjadi setelah mesin kanan pesawat mengalami kerusakan. Pecahan dari mesin diduga menghantam jendela hingga menyebabkan dekompresi kabin.

Ryanair menyatakan pesawat segera berbalik arah dan melakukan pendaratan darurat di Thessaloniki, Yunani. Otoritas Makedonia Utara, yang wilayah udaranya dilintasi pesawat saat kejadian, juga mengonfirmasi bahwa pesawat berbalik akibat gangguan mesin dan hilangnya tekanan kabin.

Mengapa Tidak Tersedot Keluar?

Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana mungkin seseorang yang sudah setengah keluar dari jendela pesawat masih bisa selamat?

Menurut para ahli, ada beberapa faktor yang menyelamatkan Karović.

Yang terpenting adalah sabuk pengaman yang masih terpasang di tubuhnya. Selain itu, ukuran jendela pesawat relatif kecil sehingga tubuh orang dewasa dapat tersangkut dan tidak langsung terlempar keluar.

Jason Knight, pakar mekanika fluida dari University of Portsmouth, menjelaskan bahwa daya hisap akibat dekompresi memang sangat kuat, tetapi hanya berlangsung dalam waktu singkat.

"Aliran udara akan berhenti ketika tekanan di dalam kabin sudah sama dengan tekanan di luar," jelasnya.

Sangat Langka, tetapi Pernah Memakan Korban

Insiden seperti ini tergolong sangat jarang, namun bukan pertama kalinya terjadi.

Kasus paling dikenal terjadi pada 2018 ketika sebuah penerbangan Southwest Airlines mengalami kerusakan mesin yang menyebabkan pecahan logam menghancurkan jendela. Seorang penumpang, Jennifer Riordan, sempat ditarik kembali ke dalam pesawat oleh penumpang lain, tetapi akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya.

Pada 2024, panel pintu sebuah Boeing 737 MAX milik Alaska Airlines juga terlepas saat pesawat mengudara. Beruntung, kursi di dekat panel tersebut sedang kosong sehingga tidak ada korban jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Partai Komunis Tiongkok aka...
Megapolitan
Pencatutan Nama Pejabat Jad...
Megapolitan
Bansos bagi 2.200 Warga Tan...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.