Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik AS-Iran Memanas, Wamenlu Tegaskan Tak Ada WNI Terdampak

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konflik AS-Iran Memanas, Wamenlu Tegaskan Tak Ada WNI Terdampak Doc: NTARA/Nabil Ihsan.
Ket. Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir ditemui seusai menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (16/7/2026).

JAKARTA – Pemerintah memastikan belum ada WNI yang terdampak langsung akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Selat Hormuz.

Meski demikian, eskalasi geopolitik di salah satu jalur pelayaran energi terpenting dunia tetap perlu diwaspadai karena berpotensi memicu gangguan rantai pasok global, kenaikan harga minyak, serta meningkatkan biaya logistik dan tekanan inflasi.

Dalam kondisi ini, kesiapsiagaan pemerintah tidak hanya diukur dari perlindungan terhadap WNI, tetapi juga dari kemampuan mengantisipasi dampak ekonomi yang dapat menjalar ke dalam negeri apabila konflik berkepanjangan.

“Sampai saat ini belum ada laporan dampak langsung kepada para WNI dalam artian yang cedera atau yang mengalami luka-luka,” kata Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/7).

Kementerian Luar Negeri bersama seluruh perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus memperkuat koordinasi dan pemantauan situasi guna memastikan keselamatan WNI.

Setiap perwakilan RI secara rutin melaporkan perkembangan keamanan di wilayah tugas masing-masing, termasuk kondisi WNI yang menetap maupun sedang berada di kawasan tersebut.

“Laporan tersebut langsung disampaikan kepada bapak menteri luar negeri, melalui suatu grup yang bisa membantu mereka melapor setiap saat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan jamaah umrah asal Indonesia tidak mengalami gangguan akibat situasi keamanan yang berkembang di Timur Tengah. Arrmanatha mengatakan hingga kini tidak ada laporan mengenai jamaah umrah Indonesia yang terdampak penutupan bandara maupun gangguan penerbangan di kawasan tersebut.

Perwakilan RI di negara-negara terkait juga telah menugaskan pejabatnya untuk memantau secara langsung kondisi para jamaah dan memastikan seluruh aktivitas mereka dapat berjalan normal.

Peningkatan kewaspadaan dilakukan menyusul kembali memanasnya hubungan antara Washington dan Teheran dalam beberapa pekan terakhir. Militer Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran dengan alasan untuk melemahkan kemampuan Teheran menyerang kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.

Selain melancarkan serangan, Amerika Serikat juga kembali menerapkan blokade laut terhadap Iran dengan mengerahkan lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut AS serta ratusan pesawat militer di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan kedua negara meningkat dalam beberapa waktu terakhir meski sebelumnya telah terdapat nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan membuka jalan menuju perdamaian yang lebih permanen.

Di sisi lain, pada Selasa, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeklaim telah menghancurkan sejumlah persenjataan dan pesawat nirawak milik Amerika Serikat dalam serangan yang terjadi di Bahrain dan Kuwait.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana penerapan tarif sebesar 20 persen terhadap setiap kapal pengangkut kargo yang melintasi Selat Hormuz setelah menerima komitmen investasi dari sejumlah negara Arab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.