Ketika Perempuan Memilih Investasi
📅 Sabtu, 07 Jul 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim PenulisIwan yang juga berperan sebagai Founder and Managing Partner Jagartha Avisors mengatakan faktor psikologis yang dimiliki perempuan justru dapat membantu perempuan untuk lebih sukses dalam berinvestasi dibanding laki-laki. yok/R-1
Analisis Kelebihan Perempuan

Berikut adalah analisis Iwan mengenai kelebihan perempuan yang membawa dampak positif bagi perilaku investasi mereka dan berpeluang menghasilkan imbal hasil yang lebih baik:
Bersabar untuk hasil yang lebih besar
Frekuensi investor perempuan melakukan trading instrumen investasi lebih sedikit daripada investor laki-laki. Kenapa? Karena investor laki-laki umumnya memiliki kepercayaan diri berlebihan terhadap kemampuan mereka menganalisa investasi. Semakin percaya diri seorang investor, semakin banyak frekuensi trading yang mungkin dilakukan. Akibatnya? Tentu saja berimbas pada biaya dan imbal hasil dari instrumen investasi yang digunakan. Laki-laki cenderung memperdagangkan 45 persen lebih banyak dari investor perempuan. Perempuan dapat menyikapi hal ini dengan lebih tenang dan cenderung memilih bertahan untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Disiplin dan konservatif
Investor perempuan lebih disiplin dalam menjalankan rencana investasi sehingga investor perempuan memiliki risk-adjusted return yang lebih kuat daripada investor laki-laki. Studi dari platform Betterment juga mendukung hal ini, di mana investor laki-laki terbukti jauh lebih sering melakukan perubahan alokasi investasi daripada investor perempuan. Dalam hal ini, perempuan akan bersifat lebih konservatif karena berorientasi pada investasi jangka panjang.
Terus belajar dan terbuka terhadap saran
Investor perempuan lebih mau untuk belajar dan meminta saran dari pihak yang dianggap lebih tahu tentang investasi dibanding investor laki-laki. Hal ini juga sejalan dengan statistik dari blog CKM ini, di mana presentasi visitor perempuan ternyata lebih banyak dari visitor laki-laki. Demikian juga dari jumlah pembaca yang memberikan komen dan bertanya melalui email, presentasi perempuan sedikit lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Studi mengungkapkan laki-laki cenderung lebih memenangkan egonya untuk tidak bertanya jika menemui sebuah pertanyaan.
Sebagian besar perempuan pada awalnya mempersepsikan diri tidak bisa atau tidak siap untuk melakukan perencanaan investasi. Namun sebenarnya hal ini menjadi kekuatan tersendiri bagi perempuan untuk mengatur keuangannya sendiri.
Karakter dasar yang cenderung menghindari risiko (dan melakukan diversifikasi), sabar, beriorientasi jangka panjang dan selalu ingin belajar menjadikan kaum perempuan sebagai sosok investor yang baik. "Tidak perlu besar dalam memulai investasi, tapi terapkan ketiga sifat yang sudah ada dalam diri Anda (seorang perempuan), maka Anda akan sukses dalam berinvestasi," tutup Iwan. yok/R-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!