Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

2019, Porsi Soal Ujian Nasional Kategori Sulit Ditambah

📅 Senin, 23 Apr 2018, 05:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
2019, Porsi Soal Ujian Nasional Kategori Sulit Ditambah Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Pendidikan dan Ke­budayaan (Mendikbud), Mu­hadjir Effendy.

JAKARTA - Jumlah soal-soal Ujian Nasional (UN) yang membutuhkan daya nalar tingkat tinggi atau High Order Thinking Skills (HOTS) akan ditambah mulai tahun depan. Tahun ini soal kategori HOTS baru 10 persen, padahal seharusnya sudah mencapai 25 persen dari jumlah soal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meminta agar siswa peserta ujian nasional SMP/MTs tidak terfokus pada bayang-bayang sulitnya soal HOTS seperti yang banyak dikeluhkan siswa kelas XII pada UN SMA/SMK lalu. "Jangan takut, soal HOTS itu hanya 10 persen dari total soal," kata Muhadjir di Jakarta, Minggu (22/4).

Seperti diketahui bahwa sebanyak 4.295.346 siswa kelas IX SMP dan MTs akan mengikuti ujian nasional yang digelar23-26 April 2018.

Menurut Muhadjir, keluhan banyak siswa tingkat SMA/SMK tentang sulitnya soal disebabkan karena mereka terlalu terfokus pada soal-soal yang 10 persen tersebut. "Saya yakin, anak-anak yang mengeluh hanya karena terfokus pada beberapa soal HOTS yang tidak bisa dia kerjakan, padahal soal yang bisa dikerjakan pasti banyak," ungkap dia.

Soal berkategori HOTS, kata Muhadjir, sebenarnya sudah harus diterapkan 25 persen dari total soal pada tahun ini. "Namun tahun ini masih 10 persen dulu, harusnya sudah 25 persen soal higher (sulit)-nya. Baru tahun depan soal higher akan semakin naik," tegas dia.

Untuk diketahui, pada tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menerapkan tiga tingkat kesulitan dalam soal UN di seluruh jenjang SMA/SMK dan SMP/MTs. Yakni soal mudah (lower) sebanyak 25 persen, sedang (medium) 65 persen, dan sulit (higher) 10 persen.

Terkait keluhan peserta UN SMA/SMK, Muhadjir mengaku belum mengetahui apakah soal-soal UN tersebut benar-benar sulit semua atau memang hanya yang berkategori HOTS saja. "Karena sampai sekarang kita juga tidak tahu berapa sebetulnya yang merasa kesulitan, nanti akan kita cek dari score dan level yang dicapai anak-anak itu," papar guru besar Universitas Negeri Malang ini.

Hari ini, (23/4) UN jenjang SMP/MTs akan diselenggarakan sampai tanggal 26 April 2018. Ada empat mata pelajaran yang akan diujikan, yakni Bahasa Indonesia (Senin), Matematika (Selasa), Bahasa Inggris (Rabu), dan IPA (Kamis).

Sementara UN susulan jenjang SMP/MTs dijadwalkan pada 8-9 Mei 2018. Dari total 56.528 sekolah SMP/MTs yang ada, sebanyak 49 persen atau 27.919 sekolah di antaranya menggelar UN berbasis Kertas dan Pensil (UNKP), dan 51 persen sisanya atau 28.609 sekolah lainnya sudah berbasis komputer (UNBK).

Dari jumlah tersebut, total peserta UN SMP/MTs 2018 mencapai 4.295.346 siswa. Dimana 1.600.793 di antaranya mengikuti UNKP, dan 2.694.553 siswa mengikuti UNBK.

Jangan Stres

Sementara itu, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ditjen Dikdasmen Kemdikbud, Supriano meminta siswa yang akan mengikuti UN SMP sederajat, baik UN Berbasis Komputer (UNBK) maupun UN Kertas Pensil (UNKP) tidak stres menghadapinya.

Supriano meminta siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Meski demikian, dia meminta siswa tidak stres menghadapi ujian tersebut. "Tidak perlu stres menghadapi UN, karena UN bukan lagi syarat kelulusan melainkan hanya digunakan untuk pemetaan pendidikan," tambah dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.