Perjuangan Douwes Dekker Mendorong Kemerdekaan
📅 Kamis, 26 Okt 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiKetika akhirnya kembali ke Indonesia, dia memilih berjuang lewar jalur pendidikan. Dia mengajar di Ksatrian Institut, sekolah yang dibangun bersama beberapa tokoh pentolan Indische Partij. Douwes Dekker serius mengajarkan pentingnya kemerdekaan dan mandiri (hal 64). Hindia-Belanda semakin membenci Douwes Dekker.
Kiprah Douwes Dekker akhirnya memberi inspirasi para pejuang muda, di antaranya Tjokroaminoto dengan Serikat Islam. Kemudian, Soekarno yang mendirikan Partai Nasional Indonesia. Douwes Dekker mengganti nama menjadi Danudirja Setiabudi. Dia meninggal tanggal 28 Agustus 1950 karena sakit.
Diresensi Ratnani Latifah, Alumna Universitas Islam Nahdlatul Ulama, Jepara
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!