Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sabtu Budaya Hidupkan Destinasi Wisata Mataram

📅 Senin, 16 Feb 2026, 11:53 WIB | Oleh:
Sabtu Budaya Hidupkan Destinasi Wisata Mataram Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra.

Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mempersiapkan program inovatif yang dikemas dalam Sabtu Budaya, sebagai wadah bagi para siswa dalam mengekspresikan bakat seni dan budaya mereka di ruang publik.

​Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Senin, mengatakan, program itu bertujuan untuk menghidupkan suasana di berbagai destinasi wisata unggulan di Mataram, seperti Loang Baloq, Teras Udayana, hingga Pantai Ampenan.

"Selain menjadi wadah mengekspresikan bakat seni dan budaya siswa, Sabtu Budaya sekaligus menghidupkan suasana di berbagai destinasi wisata," katanya.

Dikatakan, dalam konsepnya program itu direncanakan akan menampilkan potensi seni yang dimiliki oleh masing-masing sekolah dengan mengutus perwakilan dari para siswa.

Untuk penjadwalan siswa tampil, Disdik akan mengatur jadwal penampilan siswa dari berbagai sekolah untuk mengisi panggung-panggung di destinasi wisata yang ada di Kota Mataram.

Sementara, mengingat kebijakan lima hari sekolah yang kini diterapkan, hari Sabtu yang merupakan hari libur akan dimanfaatkan bagi siswa untuk tampil pada sore hari.

Untuk penampilan siswa pada Sabtu Budaya difokuskan bermuatan kearifan lokal yang sudah dikembangkan di sekolah, seperti kesenian gendang beleq dari SMP 2 Mataram, kemudian kesenian rudat, hingga pembacaan hikayat.

"Program Sabtu Budaya, memberikan ruang pengembangan seni dan budaya lokal agar dapat terus dilestarikan," katanya.

Pasalnya, selain sebagai hiburan bagi wisatawan, program Sabtu Budaya juga menjadi upaya regenerasi budaya di kalangan generasi muda.

Kesenian yang bersifat religius, seperti pembacaan Hikayat dalam rangka peringatan Isra Mi'raj, juga akan mendapatkan porsi sebagai bagian dari daya tarik wisata religi.

​"Budaya itu dinamis dan bisa berubah sesuai perkembangan zaman, namun tetap harus dilaksanakan secara turun-temurun. Inilah yang ingin kami jaga melalui panggung bagi anak-anak sekolah," katanya.

​Program Sabtu Budaya, tambahnya, ditargetkan segera berjalan setelah  Ramadhan, dengan penyesuaian konsep agar benar-benar menjadi daya tarik yang efektif bagi pariwisata Kota Mataram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.