Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejar Waktu Sebelum Kemarau, Petani Madiun Didorong Percepat Tanam.

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 05:10 WIB | Oleh:
Kejar Waktu Sebelum Kemarau, Petani Madiun Didorong Percepat Tanam. Doc: Antara Foto
Ket. Seorang petani di Kota Madiun, Jawa Timur melakukan proses tanam di lahan persawahan.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur, mendorong petani di wilayah setempat untuk mempercepat masa tanam setelah panen guna mengantisipasi puncak musim kemarau yang berpotensi kekeringan.

Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Madiun Niken Febrianti di Madiun, Selasa mengatakan percepatan tanam menjadi strategi penting untuk mengurangi risiko penurunan produksi hingga gagal panen akibat berkurangnya ketersediaan air di lahan pertanian.

"Jika waktu tanam tepat, saat musim kemarau datang tanaman sudah memasuki masa panen sehingga dampaknya bisa diminimalkan," ujarnya.

Menurut Niken, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September mendatang. Karena itu, petani di Kota Madiun diminta memanfaatkan ketersediaan air yang masih cukup saat ini untuk memulai musim tanam lebih awal.

Dalam melakukan masa tanam, DKPP mendorong penggunaan pupuk organik serta mengembalikan jerami ke lahan setelah panen. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan cadangan air sehingga tanaman lebih tahan terhadap kondisi kering.

DKPP juga mengimbau petani menggunakan varietas padi yang lebih adaptif terhadap musim kemarau. Salah satunya varietas Inpari 32 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta lebih tahan terhadap kekeringan dan sejumlah penyakit tanaman.

Selain itu, DKPP juga menyiapkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai bentuk perlindungan bagi petani apabila terjadi gagal panen akibat kekeringan maupun faktor cuaca ekstrem lainnya. Program tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kerugian yang ditanggung petani.

Saat ini, sejumlah wilayah pertanian di Kota Madiun, seperti di Kelurahan Banjarejo dan Winongo, telah memasuki masa tanam. DKPP berharap berbagai langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini dapat menekan dampak kemarau terhadap produksi pertanian tahun ini.

"Kami berharap langkah-langkah tersebut mampu meminimalkan dampak kemarau terhadap sektor pertanian di Kota Madiun," kata Niken.

Ia menambahkan DKPP Kota Madiun terus berupaya mengoptimalkan produktivitas padi di lahan pertanian terbatas dalam rangka mendukung program nasional mewujudkan ketahanan pangan.

Data BPS Kota Madiun mencatat luas panen padi pada 2025 di Kota Madiun mencapai sekitar 1.974 hektare dengan produksi padi 11.069 ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 6.392 ton beras.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
KPK Ungkap Skor Integritas ...
Nasional
Mentan: Nilai Tukar Petani ...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan

Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.