Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PERURI dan Bea Cukai Pastikan Ketersediaan Pita Cukai 2026 untuk Stabilitas Industri Hasil Tembakau dan MMEA

📅 Jumat, 12 Des 2025, 20:00 WIB | Oleh:
PERURI dan Bea Cukai Pastikan Ketersediaan Pita Cukai 2026 untuk Stabilitas Industri Hasil Tembakau dan MMEA Doc: PERURI
Ket. PERURI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memastikan ketersediaan pita cukai tahun 2026 guna menjaga stabilitas industri hasil tembakau dan MMEA. Sinergi ini mendukung kelancaran produksi dan distribusi nasional.

PERURI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggelar prosesi Pengiriman Perdana Pita Cukai Desain Tahun 2026 di kawasan produksi PERURI, Karawang, pada Rabu (10/12). Acara ini menegaskan kesiapan PERURI dan DJBC dalam memastikan ketersediaan pita cukai yang aman, tepat mutu, dan tepat waktu sebagai elemen strategis menjaga kelancaran pelunasan cukai serta stabilitas industri hasil tembakau (HT) dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) memasuki tahun 2026.

Sebagai leader Konsorsium Pencetak Pita Cukai, PERURI mengoordinasikan seluruh proses mulai dari penetapan kebutuhan, produksi, hingga pengiriman. Konsorsium ini terdiri dari PT Kertas Padalarang sebagai pemasok bahan baku kertas cukai serta PT Pura Nusapersada yang menyediakan hologram dan proses pelekatannya. Dengan pengalaman panjang dalam produksi dokumen berkeamanan tinggi, PERURI terus memperkuat kapasitas produksi dan sistem pengendalian mutu untuk menjamin suplai pita cukai 2026 berlangsung optimal sepanjang tahun.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, memimpin langsung prosesi penyerahan. Djaka menegaskan pentingnya ketersediaan pita cukai sejak awal Januari demi menjamin kelancaran produksi industri. Djaka mengapresiasi komitmen PERURI yang kembali memenuhi kebutuhan secara tepat waktu, terlebih dengan dukungan kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang memastikan tidak ada kenaikan pita cukai pada tahun 2026.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, menyampaikan bahwa penyerahan perdana ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia menekankan bahwa PERURI dan Konsorsium berkomitmen menghadirkan kualitas dan layanan terbaik melalui prinsip tepat mutu, tepat jumlah, tepat waktu, serta pemenuhan seluruh standar produksi yang ditetapkan pemerintah.

Hingga 9 Desember 2025, pesanan mencapai 24,3 juta lembar pita cukai HT dan 310 ribu lembar pita cukai MMEA, menunjukkan tingginya kebutuhan industri pada awal tahun. Untuk menjaga kontinuitas suplai, sekitar 8,75 juta lembar telah diserahkan menggunakan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2025, lebih dari dua kali lipat dibanding penyerahan awal pita cukai 2025. Produksi lanjutan akan berlanjut mulai 2 Januari 2026 secara bertahap.

Adapun produksi dan penyerahan pita cukai 2025 telah diselesaikan pada 4 Desember 2025, meski sebagian masih dalam distribusi ke kantor pelayanan Bea Cukai. Total pesanan mencapai 177,6 juta lembar HT dan 3,8 juta lembar MMEA. Pada segmen HT, permintaan didominasi sigaret kretek tangan (SKT) ±54%, diikuti sigaret kretek mesin (SKM) ±39%, dengan Golongan I berkontribusi sekitar 45%. Untuk pita cukai MMEA, produk dalam negeri mendominasi pesanan sekitar 94%, dengan Golongan B (kadar alkohol 5%–20%) sebagai jenis yang paling banyak dipesan, yaitu ±86%.

“Ketersediaan pita cukai memastikan kelancaran produksi pelaku usaha, menjaga penerimaan negara, dan memperkuat fungsi pengawasan. Bea Cukai bersama PERURI akan terus memberikan layanan yang tepat waktu, transparan, dan akuntabel sebagai dukungan terhadap iklim usaha yang tertib dan berkelanjutan,” ujar Djaka.

PERURI berharap kolaborasi ini semakin memperkuat tata kelola dan pelayanan publik di bidang cukai, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan pencetakan berkeamanan tinggi, menjaga kesinambungan pasokan, dan mendukung keberlanjutan industri serta perekonomian nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.