Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Serukan Pemerintah Italia Tingkatkan Angka Kelahiran

📅 Minggu, 16 Mei 2021, 02:50 WIB | Oleh:
Paus Serukan Pemerintah Italia Tingkatkan Angka Kelahiran Doc: Istimewa
Ket. Paus Fransiskus

VATIKAN - Pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus, mengeluarkan seruan terhadap kebijakan pemerintah untuk meningkatkan angka kelahiran Italia yang lesu, di tengah meningkatnya kepanikan tentang penurunan populasi.

Italia memiliki populasi tertua kedua di dunia, dan salah satu tingkat kesuburan terendah di Uni Eropa (UE), dengan 1,27 kelahiran hidup per wanita tercatat pada 2019 dibandingkan dengan rata-rata UE sebesar 1,53.

Tahun lalu, negara itu mencatat 404.000 kelahiran hidup, jumlah terendah sejak penyatuannya pada 1861. Lonjakan kematian yang bersamaan karena pandemi Covid-19 membuat populasi negara itu secara efektif menyusut 342.000: setara dengan kehilangan penduduk dari kota seukuran Florence.

Penurunan yang menjadi rekor terburuk sejak wabah Flu Spanyol 1918 itu, baru-baru ini mendorong Perdana Menteri Mario Draghi untuk memperingatkan bahwa jika tren berlanjut, Italia dapat "tidak ada lagi".

Pada Jumat, Paus menggunakan pidatonya di Vatikan untuk menyerukan Roma agar menciptakan kondisi ekonomi yang dibutuhkan bagi kaum muda untuk tinggal di negara itu, dan memiliki keluarga.

"Sangat penting untuk menawarkan kepada kaum muda jaminan pekerjaan yang cukup stabil, keamanan memiliki rumah dan insentif untuk tidak meninggalkan negara," katanya.

Pemerintah Italia telah meluncurkan rencana pemulihan virus korona senilai 221,8 miliar euro yang bertujuan untuk mengatasi masalah populasi pekerja yang menyusut. Stimulus ini akan diinvestasikan di pusat penitipan anak dan sekolah dasar, serta industri digital dan ekologi yang ditujukan untuk pekerja yang lebih muda, sambil menawarkan mereka bantuan mengamankan hipotek di Italia.

Undang-undang Anggaran untuk 2021 mempertahankan insentif melahirkan anak sejak 2017, yang disebut 'Bonus Mamma Domani', berupa pembayaran tunai satu kali sebesar 800 euro untuk ibu hamil yang dapat diklaim sejak bulan ketujuh kehamilan. Negara itu juga memperkenalkan 'Bonus Bayi' baru dengan gaji bulanan dari 80 hingga 160 euro untuk orang tua baru berpenghasilan rendah, yang memiliki atau mengadopsi anak kapan saja di tahun 2021.

Seruan Ali Khamenei

Sementara itu, Paus bukan satu-satunya tokoh agama utama yang menyerukan peningkatan insentif pengasuhan anak di wilayah asalnya. Di Iran, di mana tingkat pertumbuhan penduduk juga menurun, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang dianggap oleh para pendukungnya sebagai mitra Paus di dunia Muslim Syiah, telah berulang kali menuntut hal yang sama.

Pada Februari 2021, parlemen Iran mengamankan sekitar 29,7 juta eurountuk disalurkan sebagai pinjaman tanpa bunga kepada 6.000 keluarga berpenghasilan rendah, dengab dua anak, yang memiliki anak ketiga pada 2022. Inisiatif ini mengikuti rencana mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad pada 10 tahun lalu untuk memberi 'hadiah' satu kali sebesar 1.000 euro kepada orang tua untuk kelahiran setiap anak baru.

Program insentif Iran, bagaimanapun, datang bersamaan dengan serangkaian tindakan kejam untuk mencegah orang tetap tidak memiliki anak, seperti menuntut petugas kesehatan yang menawarkan kontrasepsi kepada pasien mereka. SB/euronews/

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
BMKG: Sebanyak 42 Gempa Bum...
Megapolitan
Kekeringan Ancam Sawah Selu...

PVMBG: Gunung Semeru Erupsi Lagi

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PVMBG: Gunung Semeru Erupsi...

The Fed Naikkan Suku Bunga

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
The Fed Naikkan Suku Bunga
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.