Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasca KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Keberangkatan Kereta dari Surabaya Telah Normal - Kedatangan Terlambat Hingga 316 Menit

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 15:35 WIB | Oleh:
Pasca KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Keberangkatan Kereta dari Surabaya Telah Normal - Kedatangan Terlambat Hingga 316 Menit Doc: Istimewa
Ket. Dampak dari insiden yg dialami KA Bangunkarta relasi Jombang - Pasarsenen yang terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu, yang menyebabkan adanya rekayasa pola operasi berupa perjalanan memutar melalui jalur alternatif, sehingga menambah waktu tempuh perjalanan.

SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan bahwa keberangkatan kereta api (KA) pada pagi hari ini dari wilayah Daop 8 Surabaya berjalan normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan bahwa seluruh perjalanan KA yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8, seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang, tetap diberangkatkan tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pelanggan.

Meskipun demikian, untuk perjalanan KA yang datang menuju wilayah Daop 8 Surabaya mengalami penyesuaian waktu tempuh. Hal ini merupakan dampak dari insiden yg dialami KA Bangunkarta relasi Jombang - Pasarsenen yang terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu, yang menyebabkan adanya rekayasa pola operasi berupa perjalanan memutar melalui jalur alternatif, sehingga menambah waktu tempuh perjalanan. 

"KAI Daop 8 Surabaya mencatat bahwa rata-rata keterlambatan perjalanan KA yang menuju wilayahnya berkisar antara 43 menit hingga 316 menit, tergantung pada lintas operasional dan antrean perjalanan KA di jalur alternatif. Meski demikian, KAI terus berupaya melakukan pengaturan perjalanan secara optimal agar dampak keterlambatan dapat diminimalkan," ungkap Mahendro.

Berikut KA-KA yang mengalami penambahan waktu tempuh perjalanan

- KA Gayabaru Malam Selatan (90) relasi Stasiun Pasarsenen - Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 316 menit

* KA Bima (8) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 127 menit

* KA Jayakarta (252B) relasi Stasiun Pasarsenen - Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 43 menit

* KA Brawijaya (38) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Malang terlambat 168 menit

* KA Majapahit (246B) relasi Stasiun Pasarsenen - Stasiu Malang terlambat 152 menit

* KA Gajayana (36) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Malang terlambat 124 menit

KAI memastikan bahwa seluruh upaya penanganan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. Koordinasi lintas unit dan dengan pihak terkait terus dilakukan guna mempercepat proses normalisasi jalur.

"KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama masa penanganan berlangsung," pungkas Mahendro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.