Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Legislator Muda Ini Pertanyakan Kinerja Dinas SDA dan Bina Marga di Proyek Gorong-gorong Jakarta Selatan

📅 Jumat, 15 Nov 2024, 14:56 WIB | Oleh:
Legislator Muda Ini Pertanyakan Kinerja Dinas SDA dan Bina Marga di Proyek Gorong-gorong Jakarta Selatan Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Proyek gorong-gorong di Jalan Asem Baris Raya, Jakarta Selatan. 

JAKARTA – Anggota Dewan DPRD DKI Jakarta Nabilah Alhabsyi melontarkan kritik tajam terhadap kinerja dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta terkait kondisi jalan rusak di daerah Pejaten Raya dan jalan Asem baris Kebon Baru, Jakarta Selatan. 

Protes ini muncul setelah Nabilah menerima banyak keluhan warga di daerah pemilihannya (dapil 8) Jakarta Selatan, mengenai rusaknya jalan di dua wilayah tersebut usai rampungnya proyek gorong-gorong sebagai harapan dan solusi mengatasi banjir ke depannya.

Nabilah kemudian mempertanyakan proyek gorong-gorong tersebut, yang menurutnya bukan memperbaiki kualitas infrastruktur, justru malah meninggalkan bekas kerusakan di jalanan yang sebelumnya dalam kondisi baik. 

“Dalam Serap aspirasi kemarin, warga banyak mengeluh dan saya pun melihat dan merasakan sendiri jalan rusak bekas proyek gorong-gorong tersebut. Sangat membahayakan karena sudah menyebabkan masyarakat mengalami kecelakaan. Bahaya sekali," tegas Nabilah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (15/11).

Nabilah yang bertugas di dalam Komisi D ini juga mengungkapkan keprihatinan terhadap lambatnya respon perbaikan jalan rusak eks proyek yang seharusnya menjadi tanggung jawab dinas terkait. 

Di sini dia mengkritik Dinas SDA dan Bina Marga yang dianggap terlalu lama mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan namun malah saling melempar tanggung jawab dalam menyelesaikan kerusakan infrastruktur tersebut di lapangan.

“Sudah satu tahun sejak proyek gorong-gorong selesai, tetapi jalanan yang rusak sampai hari ini pun belum diperbaiki. Sampai kapan masyarakat harus menunggu bisa kembali menikmati akses jalan yang layak? Dinas terkait seharusnya segera bertindak, bukan malah menunda atau malah saling melempar tanggung jawab. Ini kan sangat mengganggu, dan sangat berbahaya bagi keselamatan warga yang melintas,” lanjutnya.

Terakhir, legislator muda dari PKS ini mendesak kepada Dinas SDA ataupun Dinas Bina Marga untuk bisa segera mengevaluasi pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pembuatan gorong-gorong yang berakhir dengan rusaknya fasilitas jalan untuk masyarakat. 

Dia meminta kepada dinas yang bertanggung jawab untuk segera mengambil langkah konkret dengan turun ke lapangan dan menyelesaikan perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat di dapilnya.

 "Jadi tidak bisa lagi ada alasan untuk masih menunda perbaikan jalan tersebut. Mau siapapun yang telah melakukan pengerjaan dalam proyek jalan ini harus segera merespons dengan melakukan tindakan nyata di lapangan. Masyarakat sudah menunggu terlalu lama untuk bisa kembali menikmati fasilitas jalan yg nyaman" tutupnya.

Kritikan tajam ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi instansi terkait agar segera mempercepat proses perbaikan jalan yang telah lama dikeluhkan. 

Bagi Nabilah, perbaikan infrastruktur jalan bukan hanya sekadar proyek, tetapi merupakan bentuk nyata pelayanan pemerintah daerah terhadap warganya yang sangat harus diprioritaskan apalagi kalau sudah berurusan dengan kenyamanan dan keselamatan warga masyarakat jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.