Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebabkan Banjir Parah di Demak, Tanggul Sungai Tuntang yang Jebol Mulai Diperbaiki

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 14:38 WIB | Oleh:
Sebabkan Banjir Parah di Demak, Tanggul Sungai Tuntang yang Jebol Mulai Diperbaiki Doc: antara foto
Ket. Perbaikan tanggul Sungai Tuntang di Demak, Jateng.

DEMAK - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mulai melakukan perbaikan enam lokasi tanggul jebol di aliran Sungai Tuntang yang tersebar di dua desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyusul mulai menurunnya debit air sungai tersebut.

"Masing-masing lokasi tanggul jebol diterjunkan alat berat untuk percepatan perbaikan tanggul, senyampang debit airnya menurun," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Agus Sukiyono di Demak, Minggu (5/4).

Hal itu, kata dia, bisa diketahui dalam penanganan tanggul jebol di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak, menggunakan dua unit ekskavator.

Hal yang sama dalam penanganan tanggul jebol di Dukuh Solowere, Desa Trimulyo, juga menggunakan menggunakan dua unit ekskavator. Pemandangan serupa juga terjadi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Guntur, dalam penanganan tanggul jebol juga menggunakan dua unit ekskavator.

Setelah dilakukan penanganan sementara, kata dia, nantinya juga akan dilakukan perbaikan secara permanen, sehingga nantinya tidak mudah jebol kembali.

Banjir yang terjadi di Kabupaten Demak disebabkan karena faktor debit air Sungai Tuntang yang melintasi Kabupaten Demak melebihi daya tampung, menyusul intensitas curah hujan tingi di kawasan hulunya. Sedangkan di Kabupaten Demak sendiri dalam kondisi cuaca cerah.

Akibat debit air yang melampaui daya tampung, mengakibatkan tanggul Sungai Tuntang jebol di enam lokasi, serta terjadi limpasan air di beberapa lokasi pada Jumat (3/4) pagi. Lokasi tanggul jebol tersebut, yakni di Desa Trimulyo ada tiga lokasi dengan panjang 30 meter dan 10 meteran, sedangkan di Desa Sidoharjo ada tiga lokasi dengan panjang 15 meteran.

BPBD Demak mencatat banjir terjadi mengakibatkan 2.116 rumah dan 7.606 jiwa terdampak. Sedangkan yang mengungsi mencapai 2.839 jiwa yang berasal dari sembilan desa dari empat kecamatan. Kini pengungsi pulang ke rumahnya masing-masing.

Kesembilan desa tersebut, yakni Desa Trimulyo, Sidoharjo, Turitempel, Tlogorejo, dan Bumiharjo (Kecamatan Guntur), Desa Ploso (Kecamatan Karangtengah), Desa Lempuyang (Kecamatan Wonosalam), serta Desa Sarimulyo dan Solorire (Kecamatan Kebonagung).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.