Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Humas: PT KAI Siapkan pengoperasian Kereta Petani dan Pedagang di Banten

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 15:58 WIB | Oleh:
Humas: PT KAI Siapkan pengoperasian Kereta Petani dan Pedagang di Banten Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui KAI Commuter menyiapkan pengoperasian Kereta Petani dan Pedagang di wilayah Banten. Inovasi transportasi berbasis rel ini mendukung Program Asta Cita Pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi.

Program tersebut menjadi langkah awal KAI meningkatkan produktivitas sektor riil dan memperlancar distribusi hasil pertanian. Layanan ini diharapkan membantu petani dan pedagang menjangkau pasar dengan lebih mudah dan efisien.

Kereta Petani dan Pedagang merupakan hasil karya Balai Yasa Surabaya Gubeng yang diperkenalkan pada 15 Agustus 2025. Saat itu, kereta menjalani uji lintas perdana guna memastikan keselamatan, keamanan, serta kelayakan operasionalnya.

“Melalui KAI Commuter, kami sedang menyiapkan konsep pengoperasian layanan yang akan membantu petani dan pedagang menjangkau pasar dengan lebih mudah, efisien, dan berbiaya terjangkau. Transportasi berbasis rel berperan penting dalam memperkuat rantai pasok dan mendorong ekonomi daerah,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, Senin (3/11).

Data BPS Banten tahun 2023 mencatat terdapat 609.226 unit usaha pertanian perorangan di wilayah tersebut. Sebagian petani masih menghadapi kendala distribusi hasil panen ke pasar yang berdampak pada rendahnya nilai jual produk.

Kehadiran Kereta Petani dan Pedagang diharapkan mampu mempercepat mobilitas hasil pertanian dan produk UMKM secara aman dan efisien. Layanan ini juga menjadi solusi dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah.

Survei pengguna Commuter Line Merak menunjukkan 81,23 persen penumpang petani dan pedagang mendukung layanan khusus tersebut. Sebanyak 6,94 persen penumpang dari Serang mengusulkan waktu keberangkatan pagi antara pukul 07.00 hingga 08.00.

Anne menegaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan layanan berbasis rel tersebut. KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi memastikan kesiapan teknis dan operasionalnya.

Tahap awal pengoperasian kereta akan difokuskan di lintas Rangkasbitung Line dengan pola layanan bongkar muat aman. Jadwal perjalanan akan menyesuaikan Commuter Line Merak dengan tambahan waktu pemberhentian di sejumlah titik strategis.

Sepanjang Januari hingga September 2025, pengguna Commuter Line Rangkasbitung Line mencapai 56.825.669 pelanggan. Jumlah itu meningkat 9,9 persen dibanding periode sama tahun 2024 yang mencatat 51.706.637 pelanggan.

“Program ini masih dalam tahap persiapan, dan kami ingin memastikan setiap langkahnya berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Inovasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui transportasi yang inklusif dan produktif,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.