Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR

📅 Senin, 06 Apr 2026, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR Doc: IST
Ket. Maket hunian vertikal TOD bagi MBR di lahan milik PT KAI di Kiaracondong, Bandung.

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau lahan KAI di dekat Balai Yasa Jembatan Kiaracondong, Bandung, Senin (6/4).

Peninjauan ini merupakan langkah awal untuk memetakan sejumlah aset KAI di Bandung yang direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal terintegrasi (Transit Oriented Development/TOD) khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun perencanaan melalui tim gabungan yang melibatkan Kementerian PKP, KAI, Danantara, dan Pemerintah Kota Bandung. Tim ini bertugas mengkaji aspek teknis dan tata ruang sebelum langkah pembangunan dimulai.

“Kami bekerja untuk kepentingan rakyat. Melalui perencanaan yang matang, lahan-lahan ini nantinya akan disiapkan untuk hunian MBR agar mereka memiliki tempat tinggal yang layak dan terjangkau. Pada 25 April nanti, tim akan memaparkan konsep dasarnya, termasuk bagaimana fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah akan diintegrasikan dalam kawasan tersebut,” ujar Maruarar.

Ia juga menyebutkan adanya dukungan awal dari sektor swasta. “Sudah ada komitmen awal untuk pembangunan seribu unit rumah melalui skema tanggung jawab sosial. Lokasi penempatannya akan dikaji bersama KAI agar selaras dengan pengembangan aset mereka,” tambahnya.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan di sekitar stasiun diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. Dengan konsep TOD, penghuni nantinya akan memiliki akses langsung ke moda transportasi kereta api yang murah dan cepat.

“Sejumlah lahan KAI di Bandung ini memang diproyeksikan akan dikembangkan menjadi hunian vertikal. Fokus utama kami adalah memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Jika warga tinggal di area TOD seperti Kiaracondong, mereka akan jauh lebih efisien dalam pengeluaran transportasi karena akses kereta api berada tepat di lingkungan tempat tinggal,” jelas Bobby.

Dalam rencana pengembangannya, kata Bobby, kawasan ini juga akan mengakomodasi ruang publik dan area bisnis mikro untuk mendukung ekonomi warga. Langkah inventarisasi ini merupakan bagian dari optimalisasi aset negara yang tetap mengedepankan keselamatan operasional kereta api sekaligus upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Peninjauan di sekitar Balai Yasa Jembatan Kiaracondong ini menjadi dasar dalam penyusunan langkah penataan kawasan yang lebih terarah, tertib, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.