Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 20:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
SPKAI:  Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional Doc: istimewa
Ket. Serikat Pekerja Kereta Api Indonesia (SPKAI) menyatakan musibah yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 tidak bisa dipandang sebagai insiden operasional semata. SPKAI mendorong peristiwa itu jadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan tata kelola perkeretaapian nasional

JAKARTA — Serikat Pekerja Kereta Api Indonesia (SPKAI) menyatakan musibah yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 tidak bisa dipandang sebagai insiden operasional semata. SPKAI mendorong peristiwa itu jadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan tata kelola perkeretaapian nasional.

Ketua Umum SPKAI Edy Suryanto menyampaikan sikap resmi organisasi terkait insiden tersebut. “Kami memandang bahwa peristiwa di Stasiun Bekasi Timur tidak hanya dapat diposisikan sebagai insiden operasional semata, namun harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan, tata kelola operasional, pola kepemimpinan, serta arah transformasi perkeretaapian nasional secara berkelanjutan,” kata Edy di Jakarta, Rabu (29/4).

Menurut Edy, peristiwa ini menjadi catatan penting dalam sejarah perkeretaapian nasional tahun 2026 dan harus disikapi dengan langkah evaluatif yang serius, objektif, dan bertanggung jawab.

SPKAI menyatakan akan terus memonitor perkembangan penanganan pascakejadian beserta dinamika yang berkembang. “Dengan pendekatan yang objektif, konstruktif, dan mengedepankan kepentingan keselamatan publik serta keberlangsungan sistem transportasi nasional,” ujarnya.

Edy mendorong agar proses evaluasi dilakukan secara mendalam, transparan, komprehensif, dan profesional. Tujuannya melahirkan langkah perbaikan yang nyata, terukur, serta berorientasi jangka panjang demi penguatan sistem keselamatan perkeretaapian nasional.

*Transformasi Harus Berbasis Mitigasi Risiko*  

SPKAI menilai transformasi perkeretaapian nasional harus dibangun melalui sistem manajemen dan kepemimpinan yang kuat, disiplin, adaptif, serta berbasis mitigasi risiko dan budaya keselamatan yang konsisten.

“Modernisasi tidak cukup hanya berorientasi pada kesan kecanggihan, namun harus mampu menghadirkan efektivitas sistem, ketepatan pengambilan keputusan, peningkatan kualitas pengawasan operasional, serta perlindungan nyata terhadap keselamatan manusia,” tegas Edy.

Ia menekankan, keselamatan publik, perlindungan pekerja, dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan, pengawasan, dan proses transformasi di lingkungan perkeretaapian nasional.

SPKAI menyampaikan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan kerja sama rekan-rekan media nasional maupun internasional dalam mengawal isu keselamatan perkeretaapian.

SPKAI tegaskan akan terus  memonitor perkembangan dinamika untuk perbaikan, evaluasi system dan solusi solusi laten permanen jangka panjang secara komprehensif sistem manajemen/ kepemimpinan dan transformasi perkeretaapian yang tepat & efektif bukan merasa canggih (sophisticated).  

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Rudi Salim
Rudi Salim
29 Apr 2026, 20:42 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.