Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dody Hanggodo Tegaskan Pentingnya Huntara dalam Pemulihan Bencana Sumatra

📅 Selasa, 30 Des 2025, 20:30 WIB | Oleh:
Dody Hanggodo Tegaskan Pentingnya Huntara dalam Pemulihan Bencana Sumatra Doc: Antara Foto
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara merupakan bagian penting dalam fase tanggap darurat menuju pemulihan. Kementerian PU sepenuhnya berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam percepatan pembangunan huntara.

“Pembangunan huntara yang kami jalankan sesuai dengan arahan BNPB. Saat ini lokasi yang telah ditetapkan BNPB berada di Aceh Tamiang dan Bener Meriah. Kami juga telah berkomunikasi intensif dengan para bupati setempat," ujar Dody dalam rapat koordinasi pemulihan bencana yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa.

Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Percepatan pembangunan dilaksanakan melalui sinergi dengan BUMN Karya sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana.

Berdasarkan data penanganan huntara Kementerian PU per 28 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tercatat jumlah rumah rusak berat di 3 provinsi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor mencapai 47.149 unit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 29.542 unit atau sekitar 62,7 persen ditangani melalui pembangunan huntara, sementara 17.057 unit sisanya dibantu melalui skema Dana Tunggu Hunian (DTH).

"Kami juga telah berkomunikasi intensif dengan para bupati setempat. Prioritas saat ini berada di Aceh Tamiang karena kesiapan lahan sudah terpenuhi. Dalam dua hari terakhir telah kami kerjakan pematangan lahan, dan hari ini mungkin satu blok contoh huntara sudah dapat berdiri,” kata Dody.

Sebaiknya Anda baca juga:

Di Provinsi Aceh, tercatat 38.169 unit rumah rusak berat. Saat ini pemerintah sedang membangun sebanyak 28.236 unit huntara, atau sekitar 74 persen dari total rumah rusak berat, sedangkan 9.996 unit lainnya mendapatkan bantuan Dana Tunggu Hunian.

Hingga 30 Desember 2025 pukul 11.00 WIB, pembangunan huntara yang berlokasi di Kabupaten Aceh Tamiang terletak di atas lahan Kompleks DPRK–Kantor Bupati Aceh Tamiang.

Saat ini telah memasuki tahap konstruksi utama berupa pembangunan satu blok huntara terdiri dari 12 unit modular telah selesai pekerjaan frame, dan tengah dilakukan proses erection atap serta pemasangan panel dinding.

Dilanjutkan pekerjaan pondasi umpak untuk blok kedua yang juga telah rampung, dan pelaksanaan konstruksi mulai berlanjut ke blok ketiga. Diharapkan 7 blok yang menampung 336 orang dapat berdiri seluruhnya pada Januari 2026.

Sementara untuk Provinsi Sumatera Utara, tercatat dari 6.322 unit rumah rusak berat, pembangunan huntara dikerjakan sebanyak 876 unit atau sekitar 14 persen dan 4.833 unit lainnya dibantu melalui Dana Tunggu Hunian.

Pembangunan huntara terus didorong seiring percepatan kesiapan lahan dan dukungan logistik di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.