Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Kesehatan Kota Mataram Dukung Relokasi Puskesmas Mataram ke Gedung SD Negeri 19

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 09:51 WIB | Oleh:
Dinas Kesehatan Kota Mataram Dukung Relokasi Puskesmas Mataram ke Gedung SD Negeri 19 Doc: Antara Foto
Ket. Areal SD Negeri 19 Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan dialih fungsi menjadi Puskesmas Mataram.

Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mendukung rencana relokasi layanan Puskesmas Mataram di Jalan Catur warga ke gedung SD Negeri 19 Mataram di Jalan H Abdul Kadir Munsyi, Punia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, di Mataram, Minggu, mengatakan pihaknya mendukung penuh rencana pemindahan Puskesmas Mataram ke SD 19 Mataram.

"Jika itu terealisasi, tentu dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, kondisi layanan Puskesmas Mataram di Jalan Catur Warga saat ini sudah kurang representatif seiring perkembangan jumlah penduduk karena bangunan lahan yang sempit.

Selain itu, kondisinya pun cukup krusial dengan kedatangan pengunjung yang banyak ditambah lagi dengan area parkir yang sempit cukup mengganggu aktivitas pasien dan petugas.

"Oleh karena itu, Puskesmas Mataram membutuhkan ruangan atau bangunan yang lebih luas agar lebih representatif dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat," katanya.

Menurut dia, lahan SD Negeri 19 Mataram yang akan menjadi Puskesmas Mataram dinilai cukup luas sehingga Dinkes bisa melakukan pemetaan lokasi untuk sejumlah layanan kesehatan.

Akan tetapi, lanjut dia, pihaknya hingga kini masih menunggu kepastian untuk relokasi tersebut termasuk untuk kebutuhan anggaran renovasi gedung SD 19 menjadi Puskesmas Mataram.

"Untuk tahun ini, kami belum ada alokasi anggaran untuk Puskesmas Mataram. Semoga tahun 2027 bisa terealisasi," ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri sebelumnya mengatakan, pemindahan Puskesmas Mataram sudah dirancang sejak tahun 2023, guna meningkatkan kenyamanan layanan kesehatan masyarakat.

Terkait dengan itu, setelah rencana penggabungan dua SD Negeri di Punia yakni SD Negeri 15 dan SD 19, maka gedung SD Negeri 19 akan dialih fungsikan menjadi Puskesmas Mataram.

"Merger dua sekolah itu sudah diselesaikan oleh Dinas Pendidikan dan kedua sekolah itu bisa dimerger. SD 15 sudah kami tambah rombongan belajar dan sarana yang lain agar siswa SD 19 bisa ditampung," katanya.

Ditargetkan, proses pemindahan Puskesmas Mataram bisa direalisasikan tahun 2027, karena tinggal menunggu waktu karena sudah masuk di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan program strategis pemerintah daerah.

Sementara, skenario lainnya sudah disiapkan pemerintah setelah memindahkan Puskesmas Mataram, gedung Puskesmas Mataram bisa digunakan sebagai Kantor Lurah Mataram Barat sebab kedua gedung itu masih satu lokasi di Jalan Catur Warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.