Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melestarikan Seni Budaya Bali Lewat Festival Seririt

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melestarikan Seni Budaya Bali Lewat Festival Seririt Doc: Antara
Ket. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama sejumlah jajaran Pemkab Buleleng berfoto bersama saat pembukaan Festival Kecamatan Seririt di Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (4/6/2026).

Buleleng, Bali - Bupati Buleleng Bali Nyoman Sutjidra menyebutkan festival budaya yang dilaksanakan di Kecamatan Seririt sebagai upaya melestarikan adat dan seni budaya Bali di daerah tersebut.

"Penampilan 425 penari menunjukkan bahwa semangat masyarakat untuk melestarikan budaya khas Bali masih sangat kuat," kata Sutjidra di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis.

Ia mengatakan semangat pelestarian budaya di kecamatan-kecamatan menjadi kebanggaan bersama karena budaya adalah identitas daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Penampilan ratusan penari, kata dia, menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat Seririt dalam menjaga dan melestarikan seni budaya lokal.

Selain pertunjukan tari kolosal, festival budaya bertajuk Fesona Seririt tersebut juga diramaikan pameran ornamen khas daerah, hingga pertunjukan seni tradisional yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Sutjidra juga menyampaikan Fesona Seririt memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah berbasis kearifan lokal.

Selain menjaga tradisi, festival budaya tingkat kecamatan juga dinilai mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Fesona Seririt bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan potensi daerah, memperkuat persatuan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan sektor pariwisata,” tambahnya.

Dia juga mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan menjaga budaya lokal agar tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman.

"Kalau bukan kita yang menjaga budaya daerah, lalu siapa lagi. Melalui festival ini kami berharap generasi muda semakin bangga terhadap budaya lokalnya sendiri,” ungkap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.