Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, Asuransi Berbasis Dolar Bisa Jadi Pilihan

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 08:20 WIB | Oleh:
Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, Asuransi Berbasis Dolar Bisa Jadi Pilihan Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang tak kunjung mereda kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Salah satu alternatif yang mulai mendapat perhatian adalah asuransi dwiguna berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Produk ini dinilai mampu memberikan perlindungan ganda, yakni proteksi jiwa sekaligus potensi menjaga nilai aset dari risiko pelemahan mata uang domestik.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi sendiri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak hadirnya berbagai program jaminan sosial di bidang kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir bahwa risiko, baik kesehatan maupun finansial, perlu dikelola sejak dini.

Pengamat asuransi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Danang Teguh Qoyyimi menilai tren tersebut sebagai sinyal positif. “Saya melihat ada kecenderungan bahwa pemahaman kebutuhan proteksi ini sudah mulai dirasakan masyarakat. Tinggal bagaimana industri, pemerintah, dan masyarakat merespons implikasi dari pertumbuhan tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4).

Dalam konteks ketidakpastian global, termasuk dampak konflik geopolitik, produk asuransi berbasis dolar menjadi semakin relevan. Selain memberikan manfaat proteksi, produk ini juga menawarkan nilai tambah dari sisi diversifikasi mata uang. 

Danang menilai meningkatnya mobilitas global masyarakat turut mendorong minat terhadap produk ini.


“Kita paham masyarakat sekarang lebih aware terhadap peluang ke luar negeri, baik untuk pendidikan, pekerjaan, maupun aktivitas lainnya. Ada kebutuhan untuk memiliki proteksi yang juga relevan secara global,” jelasnya.

Selain itu, persepsi terhadap stabilitas dolar AS dibandingkan mata uang lainnya membuat produk berbasis dolar semakin diminati, terutama sebagai langkah antisipatif terhadap gejolak ekonomi. Meski demikian, Danang menekankan bahwa keputusan memilih asuransi dwiguna berbasis dolar harus tetap disertai dengan pemahaman risiko yang memadai.

“Kalau kita berbicara produk berbasis mata uang asing, tentu ada risiko nilai tukar. Kurs di masa depan bisa berubah. Selain itu, perbedaan suku bunga antarnegara juga berpengaruh terhadap perhitungan aktuaria,” paparnya.

Di pasar, ada sejumlah perusahaan yang telah merilis produk asuransi dwiguna berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Salah satunya adalah AXA Mandiri yang telah meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD pada akhir 2025 lalu.

Produk ini hadir sebagai solusi untuk menjaga stabilitas finansial sekaligus mendapat perlindungan jiwa dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD). Produk ini merupakan produk Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memiliki dua pilihan plan, yaitu Plan Saving dan Plan Protection yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Di tengah dunia yang semakin terhubung dan dinamis, kebutuhan akan instrumen keuangan yang tidak hanya melindungi tetapi juga adaptif terhadap perubahan global menjadi semakin penting. Asuransi dwiguna berbasis dolar hadir sebagai salah satu opsi yang dapat menjawab kebutuhan tersebut.

Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman yang komprehensif, produk ini dapat menjadi bagian dari strategi keuangan jangka panjang untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi yang kian kompleks.

Pada akhirnya, di tengah bayang-bayang krisis global yang dapat datang sewaktu-waktu, memiliki perlindungan finansial yang tepat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Zeuz Official
Zeuz Official
29 Apr 2026, 15:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.