Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bansos Dicabut, 20 Warga Cilegon Terdata Bermain Judi Online

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 23:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bansos Dicabut, 20 Warga Cilegon Terdata Bermain Judi Online Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon, Damanhuri, di Cilegon, Jumat (28/11).

Cilegon - Kementerian Sosial (Kemensos) menghentikan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Cilegon, Banten, lantaran teridentifikasi terlibat aktivitas judi online.

Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon, Damanhuri, di Cilegon, Jumat (28/11), mengatakan pemutusan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh pemerintah pusat setelah sistem mendeteksi adanya penggunaan dana atau keterlibatan penerima dalam perjudian dalam jaringan (daring).

"Yang terindikasi judi online di Cilegon setelah diverifikasi oleh petugas PKH memang diputus, itu ada 20 orang. Langsung dari pusat diputus di sana," ujar Damanhuri.

Ia menjelaskan, sanksi tegas tersebut dijatuhkan karena salah satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercatat di dalam Kartu Keluarga (KK) penerima manfaat terbukti digunakan untuk akses atau transaksi judi online.

Damanhuri menyayangkan kejadian tersebut dan mengingatkan penerima lainnya agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya, yakni untuk perbaikan gizi, kesehatan, dan pendidikan.

"Harapan kita penggunaan bantuan harus sesuai dengan maksud dan tujuannya, terutama untuk meningkatkan derajat, harkat, dan martabat keluarga," katanya.

Sebagai informasi, saat ini terdapat 7.085 kepala keluarga di Kota Cilegon yang tercatat sebagai penerima PKH. Besaran bantuan yang diterima bervariasi, mulai dari Rp450 ribu untuk siswa SD hingga Rp2 juta per tahun untuk ibu hamil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.