Dalam ‘Pagelaran Sabang Merauke, The Indonesian Broadway’, Padi Reborn Gandeng Yura Yunita Nyanyikan Lagu 'Mahadewi'
📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 17:25 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Sasa Haniyah
JAKARTA - Padi Reborn menggandeng untuk Yura Yunita menyanyikan dua buah lagu spesial dalam Pagelaran Sabang Merauke, The Indonesian Broadway. Kolaborasi dua musisi ternama ini sukses memukau penonton lewat penampilan apik mereka membawakan lagu Mahadewi dan Syukur.
Yura Yunita kembali hadir di Pagelaran Sabang Merauke tahun ini yang digelar pada 23-24 Agustus 2025 di Indonesia Arena Senayan. Setelah tahun lalu sukses dengan penampilan perdananya, kali ini ia berkesempatan berkolaborasi dengan grup band Padi Reborn.
Tidak sekadar tampil bersama, Yura juga membawakan lagu legendaris milik band bervokalis Fadly tersebut. Kolaborasi pertama mereka adalah Mahadewi yang dirilis pada 1999.
“Untuk membawakannya kolaborasi bersama idola aku, idola kita semua, lagu Mahadewi itu aku dengerin dari SD loh. Sekarang aku menyanyikannya langsung bersama pencipta lagunya, yang punya lagunya, bandnya, jadi rasanya itu yang paling menantang,” kata dia dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke, The Indonesian Broadway di Indonesia Arena Senayan, Jumat (22/8).
Padi Reborn muncul membawakan lagu Syukur ciptaan Husein Mutahar, menjelang akhir pertunjukan. Yura turut bergabung menyanyikan lagu tersebut bersama penampil lainnya, termasuk Taufan Purbo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagian tengah penampilan terselip momen mengharukan, ketika karakter Semar menjelaskan bahwa bahaya laten bukan sekadar mengalahkan musuh. Bahaya laten justru merupakan pertempuran melawan kelupaan, kesombongan, serta jati diri sebagai manusia.
“Bahaya Laten bukan itu. Bahaya laten adalah ketika setiap anak bangsa sudah tidak lagi mempertimbangkan tradisi dan seni budaya dalam setiap aspek kehidupannya,” ujar karakter Semar yang diperankan Budi Ros.
Pagelaran Sabang Merauke, The Indonesian Broadway mengangkat tema Hikayat Nusantara. Acara ini menampilkan karakter dari kisah rakyat, salah satunya Yuyu Kangkang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ratusan seniman Indonesia ikut terlibat di pagelaran ini. Ada 351 penari turut meramaikan dan menghidupkan kisah yang diceritakan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!