Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apresiasi TNI-Polri, Bahlil Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Stabilitas di Tahun Politik

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apresiasi TNI-Polri, Bahlil Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Stabilitas di Tahun Politik Doc: antara
Ket. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam Rakernis Bareskrim Polri di Bandung, Selasa (14/3/2023).

Jakarta - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya sinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas politik, hukum dan ekonomi di tahun politik.

Dalam Rapat Kerja Teknis Badan Reserse Kriminal Polisi Republik Indonesia (Rakernis Bareskrim Polri) Tahun Anggaran 2023 bertema "Penyidik Polri yang Presisi Siap Mengawal Pemilu 2024 dan Mendukung Kebijakan Ekonomi Nasional" di Bandung, Selasa, Bahlil menyampaikan bahwa stabilitas menjadi faktor penting dalam mendorong tercapainya target realisasi investasi tahun 2023 sebesar Rp1.400 triliun.

"Stabilitas negara perlu kita jaga, apalagi mengingat saat ini kita memasuki tahun politik. Kalau ingin target realisasi investasi tahun ini dapat tercapai, maka kita perlu jaga stabilitas bersama-sama. Investasi menjadi instrumen menciptakan kawasan ekonomi baru. Adanya kawasan ekonomi baru dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," katanya dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa (14/3).

Bahlil juga mengapresiasi peran Polri yang selama ini bersama-sama menjadi bagian dalam Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi, telah membantu menyelesaikan banyak persoalan investasi yang terjadi di lapangan.

"Hal ini dapat kita capai dengan sinergi yang baik antara kementerian/lembaga dengan TNI dan Polri. Kami di Kementerian Investasi berterima kasih kepada Polri yang sudah bekerja bersama dalam Satgas Percepatan Investasi untuk mewujudkan iklim investasi yang baik di daerah," lanjut Bahlil.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengungkapkan pentingnya menjaga stabilitas nasional menjelang Pemilu Tahun 2024.

Polri dinilai memiliki peran penting selaku penyidik untuk mendukung berbagai kebijakan atau program nasional memasuki tahun politik ini.

"Polri bertanggung jawab untuk mengawal proyek strategis nasional serta pemindahan ibukota negara menuju Ibu Kota Nusantara. Peran Polri menjadi semakin penting dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang aman. Hal ini untuk menunjukkan stabilitas politik kepada para investor juga demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Airlangga.

Selain Menteri Investasi dan Menko Perekonomian, Rakernis Bareskrim Polri 2023 juga turut dihadiri Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai panelis lainnya.

Pelaksanaan Rakernis tahun ini menyesuaikan visi dari Bareskrim Polri yakni "Terwujudnya Penegakan Hukum yang Profesional, Modern, Humanis, dan Berkeadilan".

Adapun fokus Rakernis yakni membahas peram Bareskrim Polri dalam menyediakan ketersediaan sumber daya dalam pengamanan Pemilu 2024 serta taktis dan teknis penyidikan yang dilakukan Penyidik Polri agar tidak berimplikasi negatif pada iklim investasi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.