Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dikenal dengan Karyanya yang Distopia, Penulis Hungaria Sabet Nobel Sastra

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 19:45 WIB | Oleh:
Dikenal dengan Karyanya yang Distopia, Penulis Hungaria Sabet Nobel Sastra Doc: AFP

JAKARTA - Komite Nobel di Stockholm pada Kamis (9/10) mengumumkan Laszlo Krasznahorkai, penulis novel "apokaliptik" dari Hungaria, memenangkan Nobel Sastra tahun ini.

Penghargaan ini diberikan atas karya-karya Krasznahorkai yang "menarik dan visioner," yang "menegaskan kembali kekuatan seni," kata Komite Nobel dalam pernyataannya.

Penulis itu lahir pada 1954 di Gyula, sebuah kota di Hungaria tenggara yang berdekatan dengan perbatasan Romania. Novel pertamanya, Satantango (1985), menjadi sensasi di dunia sastra.

Novel itu menceritakan sekelompok warga miskin di sebuah perkebunan kolektif yang terbengkalai. Mereka kedatangan tokoh karismatik yang bangkit dari kubur menjelang ambruknya rezim Komunis.

Nilai "satanis" hadir dalam moralitas budak dan "kepura-puraan" sang tokoh yang "mengikat mereka dalam simpul," kata Komite Nobel.

Novel itu kemudian diadaptasi oleh sutradara Hungaria Bela Tarr menjadi film berdurasi 8 jam dengan judul sama pada 1994.

Karya-karya Krasznahorkai lainnya antara lain The Melancholy of Resistance (1989), War & War (1996), Baron Wenckheim’s Homecoming (2016), dan Herscht 07769 (2012), yang bersama Satantango membentuk lima serangkai karya yang memiliki tema "apokaliptik" (akhir dunia).

Komite Nobel menyebut Krasznahorkai sebagai penulis epik dalam tradisi sastra Eropa Tengah, yang dipenuhi karya sastra dari penulis Ceko Franz Kafka hingga penulis Austria Thomas Bernhard.

Karya-karya Krasznahorkai juga berciri "absurdisme dan kejelekan yang melimpah ruah," kata Komite Nobel. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.