Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

YLKI Soroti Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Hak Konsumen Dipertaruhkan

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

YLKI mendukung langkah Satgas Pangan Polri bersama Kementerian Pertanian dan kementerian maupun lembaga terkait untuk mengusut dugaan pelanggaran serta memastikan pembuktiannya melalui proses hukum.

Menurut Niti, pengawasan pemerintah menjadi penting karena masyarakat tidak memiliki kemampuan membuktikan kesesuaian kandungan zat gizi beras fortifikasi tanpa melalui pengujian laboratorium yang memadai.

Ia menjelaskan pengawasan sebelum dan sesudah produk beredar perlu diperkuat agar keterbatasan konsumen dalam memverifikasi kandungan pangan dapat diimbangi pengawasan pemerintah yang efektif dan berkelanjutan.

Kondisi tersebut menyebabkan pengaduan konsumen selama ini lebih banyak berkaitan dengan harga beras yang lebih mahal serta perbedaan informasi fortifikasi yang tercantum pada kemasan.

Menurut Niti, konsumen tidak memiliki kemampuan memastikan kandungan gizi yang dijanjikan sehingga kebingungan muncul ketika menemukan perbedaan harga dan informasi pada berbagai merek beras fortifikasi.

Ia menilai konsumen bersedia membayar lebih mahal karena mempercayai informasi pada kemasan, sehingga ketidaksesuaian kandungan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi sekaligus menghilangkan manfaat yang dijanjikan.

Niti menegaskan kerugian akibat dugaan pelanggaran tersebut dapat dialami seluruh konsumen tanpa membedakan wilayah maupun tingkat ekonomi karena hak perlindungan konsumen berlaku bagi setiap orang.

YLKI mendorong pemerintah menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melanggar demi mencegah kerugian konsumen, serta meminta adanya penguatan pengawasan pangan agar produk sesuai standar dan informasi pada kemasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Skrining Tuberkolosis di Padang

13 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Skrining Tuberkolosis di Pa...

Wali Kota: Wisata Kuliner Tangerang Kian Menggeliat

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota: Wisata Kuliner T...
Megapolitan
24 ASN Pemkot Bekasi Dipeca...
Daerah
Kembangkan Rumput Laut, Pem...
Luar Negeri
10 Singa Mati di Cagar Alam...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.