Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lagi, Anak Hiu Paus Sepanjang Dua Meter Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Kendari

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 14:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lagi, Anak Hiu Paus Sepanjang Dua Meter Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Kendari Doc: ANTARA
Ket. Petugas kepolisian saat memeriksa kondisi anak hiu paus berukuran dua meter yang ditemukan mati di pesisir pantai Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/9/2026).

KENDARI - Seekor anak hiu paus (Rhincodon typus) berukuran panjang sekitar dua meter ditemukan mati terdampar di pesisir Pantai Bungkutoko, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Satker Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Sultra Jufri saat dihubungi di Kendari, Minggu, mengatakan bahwa pihaknya tengah menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk menentukan langkah penanganan lanjutan terhadap satwa dilindungi tersebut.

“Kami baru mendapat informasi tadi. Anggota sedang persiapan ke lokasi untuk mengecek upaya selanjutnya,” kata Jufri.

Ia menjelaskan bahwa hiu paus dengan ukuran dua meter tersebut ditemukan warga dalam kondisi sudah berada di tepi pantai. Untuk penanganan awal, bangkai mamalia laut tersebut rencananya dikubur di area sekitar lokasi terdampar.

“Ukuran dua meter dan sudah di pantai. Kemungkinan penanganannya dikubur di sekitar lokasi terdampar,” ujarnya.

Mengenai asal-usul satwa tersebut, Jufri menduga keberadaan anak hiu paus di Bungkutoko ini berkaitan dengan kemunculan hiu paus yang sempat terpantau di perairan Wakatobi beberapa waktu lalu. Namun, pihak BPSPL masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lapangan untuk memastikan keterkaitan biologisnya.

“Hiu paus ini sepertinya bersamaan dengan hiu paus di Wakatobi. Belum tahu pasti apa kemungkinan induknya yang di Wakatobi dan anaknya yang di Bungkutoko Kendari,” kata Jufri.

Berdasarkan keterangan warga setempat, Isra menyampaikan hiu paus itu ditemukan dalam kondisi terdampar di atas pasir pada sekitar pukul 09.00 Wita.

"Sudah dari kemarin (Sabtu 19/9) itu dia terdampar, sudah mati juga waktu saya lihat," ucap Isra.

Sebelumnya, Seekor hiu paus (Rhincodon typus) berukuran panjang 9,17 meter ditemukan mati terdampar di perairan Desa Matahora, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (19/9).

Ps. Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Wakatobi Iptu Jufri saat dihubungi di Kendari, Sabtu malam, mengatakan bahwa kondisi bangkai hiu paus seberat kurang lebih 5 ton pertama kali ditemukan warga setempat pada Sabtu sekitar pukul 06.00 WITA dalam posisi terdampar sekitar 700 meter dari garis pantai.

"Namun, pada pukul 09.30 WITA, hiu paus itu sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," kata Jufri.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pengukuran tim di lapangan, hiu paus tersebut memiliki panjang 9,17 meter dan lebar mencapai 2,9 meter.

Jufri menjelaskan pihaknya bersama personel Polsek Wangiwangi, Koramil 1413-11 Wangiwangi, Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW), komunitas diving, dan warga sekitar berkoordinasi untuk melakukan penanganan dan penarikan bangkai satwa tersebut.

Meski demikian, proses evakuasi bangkai hiu menghadapi kendala teknis akibat kondisi perairan yang sangat dangkal.

"Di lokasi evakuasi air laut sedang surut dengan ketinggian 50 hingga 60 sentimeter, sehingga menyebabkan kendala pada pelaksanaan evakuasi ke laut dalam," jelas Jufri.

Ia menambahkan, dari hasil koordinasi lintas instansi, proses evakuasi dijadwalkan berlanjut pada sore hari sekitar pukul 16.00 WITA saat air laut mulai pasang.

Jufri juga menambahkan bahwa upaya penanganan cepat tersebut dilakukan guna mencegah potensi pencemaran lingkungan perairan dan pesisir akibat proses pembusukan bangkai hiu paus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Menko PM: Pemberdayaan UMKM...
Nasional
Keluarga Yudistiro tabur bu...
Rona
No Na Rilis Lagu “Star”...
Nasional
Kirab Merah Putih peringata...
Olahraga
Kapal pesiar jadi tempat ti...

Penyerahan bantuan presiden di Bandung

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penyerahan bantuan presiden...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.