Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kemenekraf Bantu 80 Pelaku Ekraf di Padang Pariaman Bangkit Pascabencana

2 Minggu, 20 Sep 2026, 14:27 WIB | Oleh:
Kemenekraf Bantu 80 Pelaku Ekraf di Padang Pariaman Bangkit Pascabencana Kemenekraf Bantu 80 Pelaku Ekraf di Padang Pariaman Bangkit Pascabencana Doc: antara foto
Ket. Pelaku ekraf di Padang Pariaman, Sumbar.

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) meningkatkan kapasitas 80 pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), sebagai bagian dari upaya memulihkan produktivitas usaha dan memperluas peluang pasar pascabencana.

Kepala Biro Hukum Kementerian Ekonomi Kreatif Moch. Nurul Huda mengatakan penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif selain dalam menyediakan infrastruktur juga perlu diikuti dengan program yang menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat setelah terdampak bencana.

“Fasilitas fisik semata tidak akan optimal tanpa adanya program yang menghidupkannya. Oleh karena itu, kegiatan aktivasi ini sangat penting agar ruang kreatif benar-benar memberi dampak nyata bagi kemajuan daerah,” kata Nurul Huda dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (20/9).

Hal tersebut dilakukan melalui program Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih yang merupakan bagian dari rangkaian “Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” di Hall IKK Area Kantor Bupati Padang Pariaman, Parit Malintang, pada 18–19 September 2026.

Menurutnya dengan adanya program produktif, memastikan ruang kreatif menjadi tempat tumbuhnya kolaborasi antarpelaku ekonomi kreatif untuk mempertemukan ide, kolaborasi, dan peningkatan produktivitas pelaku usaha.

Sebanyak 80 pelaku ekonomi kreatif mengikuti pelatihan selama dua hari dengan latar belakang usaha yang beragam, mulai dari kuliner, fotografi, pembuatan konten, kriya, hingga seni pertunjukan.

Materi yang diberikan mencakup pengembangan produk lokal, manajemen usaha, penggalian potensi ekonomi kreatif nagari, riset pasar, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk mendukung pengembangan produk.

Kemenekraf juga menggandeng perguruan tinggi dan pemerintah daerah agar pembekalan yang diberikan dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan produk maupun pengelolaan bisnis.

Praktisi desain visual Laura Amelia Triani memberikan pembekalan mengenai peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif berbasis produk lokal, sementara Wakil Rektor IV Universitas Andalas Prof. Henmaidi memberikan materi mengenai manajemen usaha.

Sementara itu, Prof. Ratni Prima Lita memberikan pembekalan mengenai penggalian potensi ekonomi kreatif nagari di Padang Pariaman.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan penguatan kemampuan pelaku usaha diperlukan agar potensi produk lokal tidak berhenti sebagai potensi, tetapi berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

“Potensi yang ada perlu terus kita dorong agar tidak berhenti sekadar potensi, melainkan berkembang menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang mampu memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat Padang Pariaman,” katanya.

John mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan dan rehabilitasi usaha ekonomi kreatif yang terdampak bencana.

Menurut dia, program tersebut sekaligus mendorong keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung rekonstruksi ekonomi daerah.

“Program ini bertujuan untuk mendukung percepatan pemulihan dan rehabilitasi usaha pelaku ekonomi kreatif pascabencana alam. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong partisipasi aktif para pemangku kepentingan dalam rekonstruksi ekonomi daerah,” ujarnya.

Dari sisi pelaku usaha, pembekalan tersebut dinilai memberikan pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Gauff Bidik Gelar Kedua WTA...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.