Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pertamina Blokir Barcode BBM Subsidi 1.274 Kendaraan di Bangka Belitung

1 Minggu, 20 Sep 2026, 14:38 WIB | Oleh:
Pertamina Blokir Barcode BBM Subsidi 1.274 Kendaraan di Bangka Belitung Pertamina Blokir Barcode BBM Subsidi 1.274 Kendaraan di Bangka Belitung Doc: antara foto
Ket. Pengisian BBM di SPBU

PANGKALPINANG - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memblokir barcode (QR) pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi 1.274 nomor polisi kendaraan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), karena tidak sesuai dengan ketentuan Program Subsidi Tepat.

"Pemblokiran ini bagian dari langkah pengawasan untuk menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (20/9).

Ia mengatakan hasil pemantauan dan verifikasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel hingga September 2026 sebanyak 1.274 nopol kendaraan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diblokir barcode pembelian BBM bersubsidi, karena terindikasi membeli BBM bersubsidi secara berulang yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Sementara itu, jumlah pemblokiran nopol kendaraan di Sumatera Selatan sebanyak 2.439 unit, 2.793 nopol di Lampung, 1.117 nopol di Jambi, 966 nopol di Bengkulu, sebagai bagian dari langkah pengawasan untuk menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran.

"Kami terus memperkuat pengawasan dalam penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk bersubsidi dapat diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Ia menyatakan pengawasan ini dilakukan bersama dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung penyaluran BBM bersubsidi yang transparan, tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

"Pertamina terus memperkuat koordinasi dan pengawasan di lapangan guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM bersubsidi sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Dalam proses pembelian, masyarakat diharapkan memastikan data kendaraan yang digunakan telah sesuai serta tidak melakukan penyalahgunaan QR Code maupun sarana transaksi lainnya.

"Masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.