Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kembangkan Rumput Laut, Pemprov Maluku Siapkan 20.000 Hektare Lahan

1 Minggu, 20 Sep 2026, 14:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kembangkan Rumput Laut, Pemprov Maluku Siapkan 20.000 Hektare Lahan Kembangkan Rumput Laut, Pemprov Maluku Siapkan 20.000 Hektare Lahan Doc: ANTARA
Ket. Dua pembudidaya rumput laut sementara menata rumput laut yang dibudidayakan di perairan Teluk Baguala, Pulau Ambon, Maluku, Selasa (6/1). Budidaya rumput laut di perairan Teluk Baguala menggunakan metode rakit tali.

AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku menyiapkan lahan dan pendataan petani untuk mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan budi daya rumput laut seluas 20.000 hektare di sejumlah wilayah Maluku.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam keterangan yang diterima di Ambon, Sabtu (19/9), mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan produktivitas sektor kelautan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir yang menggantungkan pendapatan dari usaha rumput laut.

"KKP akan mengembangkan budi daya rumput laut seluas 20.000 hektare di Maluku. Pemerintah provinsi siap mendukung melalui kesiapan lahan dan pendataan para petani rumput laut," katanya.

Menurut dia, pengembangan kawasan budi daya tersebut akan diarahkan pada wilayah yang memiliki potensi dan aktivitas usaha rumput laut, di antaranya Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, hingga Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ia mengatakan pemerintah daerah akan memastikan kesiapan di tingkat daerah agar program pengembangan rumput laut dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

"Yang kita dorong adalah bagaimana potensi kelautan ini bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama para petani dan keluarga mereka yang selama ini bergantung pada sektor pesisir," ujarnya.

Ia menilai pengembangan rumput laut memiliki peluang untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir karena Maluku memiliki wilayah laut yang luas dan potensi sumber daya kelautan yang besar.

Karena itu, Pemprov Maluku akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan pendataan petani, lokasi budi daya, serta kebutuhan pendukung lainnya dapat disiapkan untuk menunjang pelaksanaan program KKP tersebut.

Selain pengembangan rumput laut, Lewerissa mengatakan pemerintah pusat juga merespons aspirasi nelayan Maluku terkait praktik alih muat atau transhipment di tengah laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan, kata dia, akan menerbitkan surat untuk mengakhiri relaksasi penangkapan ikan terukur sehingga kapal ikan yang beroperasi di tiga Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP), yakni Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafura, diarahkan mendaratkan hasil tangkapannya di pelabuhan pendaratan ikan milik pemerintah daerah.

"Ini penting agar hasil kekayaan laut Maluku tidak hanya diambil dari lautnya, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah," kata dia.

Ia menambahkan dukungan pemerintah pusat terhadap sektor kelautan Maluku juga mencakup pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih serta bantuan kapal pembersih sampah laut (SeaCleaner).

Menurutnya, berbagai dukungan tersebut perlu diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Setinggi 200 Meter

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
Daerah
Banjir Aceh Barat Hancurkan...

Akhirnya Kemenangan Itu Datang Juga bagi PSIM Yogyakata

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Akhirnya Kemenangan Itu Dat...

Gulung Isenmulang, Persib Hanya Terpaut 2 Poin dari Puncak

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gulung Isenmulang, Persib H...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.