Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5.983 Titik Panas Muncul di Sumatera, Asap Karhutla Mulai Selimuti Riau

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 12:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
5.983 Titik Panas Muncul di Sumatera, Asap Karhutla Mulai Selimuti Riau Doc: Antara
Ket. Kondisi Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut asap diduga akibat kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera.

Pekanbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 5.983 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera, dengan Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi mencapai 4.169 titik.

Prakirawan BMKG Pekanbaru Putri Santy S mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan yang diperbarui hingga pukul 07.00 WIB, Selasa (15/9).

Selain Sumatera Selatan, titik panas dalam jumlah cukup tinggi terpantau di Jambi sebanyak 735 titik, Bangka Belitung 446 titik, Lampung 378 titik, Riau 115 titik, dan Bengkulu 74 titik.

"Adapun wilayah Sumatera lainnya yang terpantau memiliki titik panas yakni Sumatera Barat 46 titik, Sumatera Utara 14 titik, serta Kepulauan Riau lima titik dan Aceh satu titik," katanya di Pekanbaru, Rabu (16/9).

Di Provinsi Riau, titik panas terpantau tersebar di sejumlah wilayah dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 84 titik. Selanjutnya, Indragiri Hilir 16 titik, Kuantan Singingi enam titik, Pelalawan lima titik, Rokan Hilir dua titik, serta Dumai dan Rokan Hulu masing-masing satu titik.

Selain peningkatan titik panas, sejumlah wilayah Riau juga mengalami penurunan jarak pandang akibat asap. Jarak pandang di Pekanbaru dan Rengat masing-masing tercatat sekitar tiga kilometer dengan kondisi berasap.

"Sementara Pelalawan memiliki jarak pandang 2,5 kilometer dan Tambang sekitar empat kilometer dengan asap," jelas Putri.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Warjono mengatakan kabut asap yang memperburuk kualitas udara di Riau juga dipengaruhi kiriman asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah bagian selatan Sumatera.

"Berdasarkan pola angin dan citra sebaran asap yang kami pantau, terdapat potensi kiriman asap dari wilayah di sebelah selatan Riau. Karena asap bergerak mengikuti arah angin, kondisi yang terpantau di Riau tidak hanya dipengaruhi sumber yang berada di dalam wilayah Riau," ungkapnya.

Polusi Udara Pekat

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus meningkatkan penanganan karhutla di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di luar enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak bencana yang lebih luas, terutama menyusul prediksi BMKG mengenai potensi penyebaran polusi udara pekat.

"Kita lihat bahwa ada penebalan titik-titik asap di beberapa titik, sehingga ini kami imbau untuk menjadi waspada ataupun bijaksana dalam mengantisipasi adanya polutan yang tersebar di udara," katanya dalam konferensi pers daring di Jakarta, Selasa.

Berton mengatakan operasi penanganan karhutla juga dilakukan di sejumlah kawasan, antara lain Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan Gunung Butak di Jawa Timur. Penanganan di wilayah tersebut didukung satu unit helikopter untuk operasi pengeboman air (water bombing).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
4 Prajurit AU Aniaya Serda ...
Daerah
BMKG: Di Pulau Sumatera Ter...
Daerah
Melawan Api dan Patriarki: ...
Daerah
Pungli Retribusi Sampah Kaf...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.