Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Harus Aman dan Nyaman di Sekolah agar Mampu Belajar dengan Baik

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 13:41 WIB | Oleh:
Anak Harus Aman dan Nyaman di Sekolah agar Mampu Belajar dengan Baik Doc: ist
Ket. sekolah harus nyaman dan aman

JAKARTA – Anak-anak pelajar harus bisa aman dan nyaman di lingkungan sekolah. Hanya dengan begitu, mereka bisa belajar dengan baik. Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) dan Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak.

"Tidak bisa hanya kedua perangkat daerah ini. Kami juga sangat membutuhkan dukungan dari para orang tua supaya mereka juga memantau perkembangan, pergaulan dari anak-anaknya," kata Kepala Dinas PPAPP Jakarta Dwi Oktavia dalam siniar yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Salah satu yang dilakukan, yaitu melalui pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), yakni komunitas siswa dengan guru dan tenaga pendidikan.

"Jadi, kalau di antara mereka ada yang berpotensi, misalnya mempunyai masalah dengan teman pergaulannya, kemudian berpotensi mengganggu kesehatan mental, itu juga bisa menjadi salah satu kegiatan bagaimana PIK-R berperan," ujar Dwi.

Peran PIK-R pun diperkuat melalui pelatihan yang melibatkan para remaja, salah satunya pada Selasa (21/7). Dalam pelatihan tersebut, remaja dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam penguatan Program Generasi Berencana (GenRe), kesehatan reproduksi, serta optimalisasi peran PIK-R sebagai wadah edukasi, informasi, dan konseling bagi remaja. 

Melalui pelatihan itu, remaja diharapkan mampu menjadi pendidik sebaya, konselor sebaya, sekaligus agen perubahan yang berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang positif di sekolah maupun masyarakat.

Selain melalui PIK-R, Dinas PPAPP juga menyosialisasikan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksana dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) yang membatasi anak dari berbagai platform digital berisiko tinggi.

"Kami sosialisasi terus di berbagai forum. Gawai yang dipakai anak-anak supaya orang tua bisa mengerti cara memantau gawai anak atau memasang kunci keamanan di gawai anak," tutur Dwi. Upaya tersebut, menurut dia, dilakukan agar anak-anak, khususnya di Jakarta, aman dan nyaman termasuk di dunia maya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Daerah
Gunungkidul Bersiap Hadapi ...
Olahraga
Formula 1: Wolff Yakin Russ...
Ekonomi
BBM Subsidi Tetap, Keputusa...

Pulang Kampung, Coutinho Reuni dengan Neymar di Santos

24 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Pulang Kampung, Coutinho Re...
Daerah
Terjawab! Ini Alasan Sleman...
Ekonomi
Risiko Bencana Makin Besar,...
Advertisement
Kementan Tegaskan Stok Beras Nasional Aman hingga 10 Bulan ke Depan

Kementan Tegaskan Stok Beras Nasional Aman hingga 10 Bulan ke Depan

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.