Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Siapkan Mitigasi dan Perkuat Pengelolaan Sampah dari Hulu

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 14:57 WIB | Oleh:

Untuk memperkuat pengelolaan sampah dari tingkat kewilayahan, Wali Kota Farhan mengatakan Pemkot Bandung akan menyiapkan fasilitas pengolahan sampah di tingkat kelurahan.

Ia menyebut kebutuhan anggaran untuk program tersebut tidak kecil, namun dinilai penting sebagai bagian dari solusi jangka panjang.

“Saya akan mengundang langsung pengadaan-pengadaan khusus untuk fasilitas pengolahan sampah di kelurahan. Anggarannya tidak kecil sama sekali,” kata dia.

Upaya tersebut akan menjadi pelengkap program pengelolaan sampah yang telah berjalan di Kota Bandung, termasuk Kang Pisman dan program lingkungan lainnya. Pemkot Bandung juga akan terus memperkuat keberadaan petugas pemilah dan pengolah sampah di tingkat RW.

Wali Kota Farhan menyebut saat ini petugas pemilah dan pengolah sampah telah tersedia di 1.597 RW. Namun, jumlah tersebut masih dinilai belum mencukupi untuk menangani volume produksi sampah Kota Bandung.

“Petugas pemilah yang ada di 1.597 RW masih jauh dari cukup. Tentu saja artinya kita akan menambah terus,” ujar dia.

Ia menyebut produksi sampah Kota Bandung secara resmi berada di kisaran 1.500 ton per hari. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, volume sebenarnya diperkirakan dapat mendekati 2.000 ton per hari karena adanya sampah yang berasal dari berbagai wilayah.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dengan kondisi tersebut, Wali Kota Farhan menyebut pentingnya perubahan pendekatan dalam pengelolaan sampah, dari yang selama ini berorientasi pada pengangkutan menuju pengelolaan sejak dari sumber.

Menurut dia, penguatan pengelolaan sampah di tingkat RT, RW dan kelurahan sekaligus menjadi bagian dari kesiapan menghadapi musim hujan. Sampah yang tidak tertangani dengan baik berpotensi menyumbat saluran air dan memperburuk persoalan genangan.

Karena itu, Wali Kota Farhan meminta seluruh perangkat daerah dan kewilayahan tidak menunggu musim hujan tiba untuk melakukan persiapan. Setiap wilayah diminta mulai memetakan persoalan, menyiapkan langkah pencegahan, serta memastikan koordinasi lintas perangkat daerah berjalan.

“Setiap wilayah, setiap dinas mulai memperhatikan dan merancang,” kata dia.

Wali Kota Farhan berharap, persiapan yang dilakukan sejak sekarang dapat membuat Kota Bandung lebih siap menghadapi perubahan cuaca sekaligus mengurangi risiko genangan. Di sisi lain, penguatan pengelolaan sampah dari hulu diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap sistem pengangkutan dan TPA Sarimukti.

“Kita siapkan mitigasi menghadapi risikonya,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Daerah
Seorang Korban Meninggal KM...

Pemprov Permudah Akses Transportasi

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Permudah Akses Tran...
Olahraga
Persib Bandung Kenalkan Jer...

BNN Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BNN Gaungkan Perang Melawan...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.