Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur yang Ramah Bagi Pesepeda hingga Disabilitas

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur yang Ramah Bagi Pesepeda hingga Disabilitas    Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong terciptanya lingkungan jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, termasuk pesepeda dan pejalan kaki.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri kegiatan Gerakan Nyapedah Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu (5/9).

Ia mengatakan, Pemkot Bandung terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan perkotaan, khususnya terkait kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Menurut dia, jalan di Kota Bandung pada dasarnya harus memberikan kemudahan bagi kendaraan bermotor. Namun, pembangunan jalan tidak berhenti pada kebutuhan kendaraan bermotor saja.

“Jalan di Kota Bandung memberikan kemudahan bagi kendaraan bermotor, tapi itu basic. Jalan kemudian harus ramah pesepeda dan pejalan kaki. Yang tertinggi itu disabilitas,” kata dia.

Wali Kota Farhan menuturkan Kota Bandung saat ini terus berupaya menghadirkan infrastruktur jalan yang dapat digunakan secara aman oleh berbagai kelompok masyarakat.

“Sekarang ini Pemkot Bandung mampu bikin jalan yang ramah, baik untuk penggunaan kendaraan bermotor. Karena saya pengguna sepeda, saya tahu betul banyak tantangannya,” ujar dia.

Ia pun mengajak komunitas dan masyarakat untuk terus menyampaikan kritik serta masukan kepada pemerintah. Menurutnya, partisipasi masyarakat penting untuk memastikan pembangunan fasilitas publik benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna di lapangan.

“Suarakan terus kritik dan jaga keselamatan,” pesan Wali Kota Farhan.

Di sisi lain, Wali Kota Farhan menyampaiakan Kota Bandung tengah bersiap untuk menyambut Jambore Pesepeda Lipat Nasional. Kota Bandung akan menjadi tuan rumah Jambore Pesepeda Lipat Nasional pada Desember mendatang.

Momentum tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat citra Bandung sebagai kota yang nyaman dan menyenangkan bagi pesepeda.

“Desember Jambore Pesepeda Lipat Nasional. Kita jadi ibu kota kumpulnya dari seluruh Indonesia. Kota paling menyenangkan para pesepeda,” tutur dia.

Sementara itu, salah satu peserta Gerakan Nyapedah Nyakola, Uwin asal SMK 12 Bandung mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pesepeda saat beraktivitas di jalan raya. Ia menyebut kemacetan menjadi salah satu hambatan. Selain itu, jalur sepeda terkadang digunakan sebagai tempat parkir kendaraan.

“Beberapa hambatannya jalannya macet. Tiba-tiba ada parkiran, jalur sepedanya dipakai,” ungkap Uwin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Asap bertambah pekat di Berbak

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Asap bertambah pekat di Berbak
Megapolitan
Disnaker Tangerang: Banyak ...

BPBD: Gempa M4,1 di Bogor Merusak 253 Rumah

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Daerah
BPBD: Gempa M4,1 di Bogor M...
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.