Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Minta ASN Jadi Garda Terdepan Kawal Pembangunan BRT

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 14:53 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Minta ASN Jadi Garda Terdepan Kawal Pembangunan BRT  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Bandung siap menghadapi berbagai keluhan masyarakat seiring dimulainya pembangunan konstruksi Bus Rapid Transit (BRT) yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat memberikan arahan pada Apel Mulai Bekerja yang dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas Pejabat Tinggi Pratama dan Camat di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (14/9).

Wali Kota Farhan mengatakan pembangunan BRT merupakan pilihan yang harus dijalankan meskipun berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan dan kemacetan selama masa konstruksi.

"Saat ini akan mulai pengerjaan konstruksi BRT. Bukan hal yang menyenangkan. Kemacetan akan terjadi di mana-mana. Karena BRT bagaimanapun juga harus tetap kita jalankan. Karena itu adalah program strategis nasional yang harus kita jaga bersama-sama," ujar dia.

Menurut Wali Kota Farhan, setiap perubahan besar dalam pembangunan kota pasti memunculkan pro dan kontra. Karena itu, aparatur pemerintah harus siap menjadi pihak yang menerima dan menyerap berbagai aspirasi masyarakat.

"Kita yang ada di Pemerintahan Kota Bandung harus siap menjadi penyerap aspirasi, termasuk ketidakpuasan, kemarahan, dan kekecewaan masyarakat akibat adanya konstruksi BRT. Namun kita harus menjaga bersama agar program ini berjalan dengan baik," kata dia.

Wali Kota Farhan mengungkapkan, proyek BRT sebenarnya telah menjadi agenda yang harus dijalankan bahkan sebelum dirinya dilantik sebagai Wali Kota Bandung. Sejak awal, ia telah beberapa kali meninjau langsung jalur yang akan dilalui BRT dan memahami berbagai tantangan yang muncul di lapangan.

Ia mengakui pembangunan halte di tengah jalan pada sejumlah ruas seperti Jalan Ahmad Yani kawasan Cicadas, Jalan Jakarta, hingga kawasan Ciroyom dan Pasar Baru menjadi salah satu hal yang paling banyak diperdebatkan masyarakat.

"Dari sejak awal sebelum saya dilantik saya sudah mendapatkan BRT ini dan saya sudah keliling berkali-kali jalur BRT. Memang agak susah membayangkan bahwa di tengah Jalan Cicadas, Jalan Jakarta, sampai kawasan Ciroyom akan ada halte-halte di tengah jalan dengan penyeberangan," ungkap dia.

Meski demikian, Wali Kota Farhan menegaskan konsep tersebut merupakan bagian dari desain BRT yang telah disusun oleh pemerintah pusat bersama para perencana transportasi. "Kalau pembangunan halte yang di tengah itu tetap akan berlanjut. Itu bagian dari konsep, saya tidak bisa melawan karena bagaimanapun juga itu bagian dari desain BRT," ucap dia.

Wali Kota Farhan mencontohkan Kota Medan yang telah lebih dahulu menerapkan konsep serupa dengan karakteristik jalan, kepadatan penduduk, dan luas wilayah yang dinilai relatif mirip dengan Kota Bandung.

"Saya sudah tiga kali ke Kota Medan mencoba BRT-nya. Kelihatannya berhasil. Setelah jadi, masyarakat lebih nyaman. Tetapi memang saat pembangunannya sangat menantang," tutur dia.

Meski berbagai kritik dan masukan terus bermunculan, Wali Kota Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat.

Ia menyebut, keputusan terkait desain dan pelaksanaan proyek tidak dapat dilakukan secara sepihak karena melibatkan Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mesir Siap Turun Tangan Ban...
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.