Pemprov Permudah Akses Transportasi
📅 Selasa, 15 Sep 2026, 15:40 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Akses yang mudah untuk transportasi bagi warga Jakarta terus dipermudah. Ini anara lain dengan terus dibangunnya halte-halte. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno. Dia menegaskan Pemerintah Provinsi terus memperkuat akses transportasi publik. Salah satunya melalui peresmian Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Peresmian halte ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, dan mudah diakses seluruh warga,” kata Rano. Halte tersebut melayani lima rute Transjakarta dan menjadi bagian dari upaya Pemprov dalam meningkatkan akses transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan mudah dijangkau.
Lima rute yang dilayani adalah 4B Stasiun Manggarai-Universitas Indonesia dengan 18 armada. Kemudian, 9H Cipedak-Pasar Minggu tujuh bus. Lalu, D21 Universitas Indonesia-Lebak Bulus dengan 29 armada. Ada juga JAK.44 Andara-Universitas Pancasila 30 armada. Terakhir, JAK.64 Terminal Pasar Minggu-Aselih dengan 24 kendaraan.
Waktu tunggu rute 4B, 9H, dan D21 mencapai 10 menit pada jam sibuk. Sedangkan JAK.44 dan JAK.64 lebih rapat, lima menit pada jam sibuk. “Transjakarta merealisasikan pembangunan fisik halte. Sedangkan Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik,” ujar Rano.
Menurutnya, fasilitas halte tersebut juga dirancang untuk mendukung kebutuhan seluruh pengguna, termasuk kelompok yang membutuhkan aksesibilitas. Revitalisasi itu merupakan hasil kolaborasi Pemprov Jakarta, Transjakarta, dan Universitas Pancasila.
Rano pun berharap halte tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama. Ini menjadi contoh kolaborasi dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang setara dan aksesibel.
Dalam kesempatan itu, Rano turut mengenang Universitas Pancasila sebagai salah satu lokasi syuting serial "Si Doel Anak Sekolahan" pada tahun 1991. Ia mengingat adegan ketika tokoh Si Doel yang diperankannya menjalani wisuda di kampus tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!