Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Sorotan! Abu Vulkanik Terdeteksi Mengarah ke Barat Laut

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Sorotan! Abu Vulkanik Terdeteksi Mengarah ke Barat Laut Doc: Antara foto
Ket. Kepala BPBD Provinsi Lampung Aswarodi beserta dinas terkait dalam konferensi pers terkait kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau di Bandarlampung, Rabu (9/9).

BANDARLAMPUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyatakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) bergerak ke arah barat laut dan mencapai sebagian wilayah Teluk Lampung.

"Berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada Rabu, pukul 10.00 WIB, teridentifikasi adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dari permukaan hingga ketinggian sekitar 7.000 feet atau 2,1 kilometer bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian wilayah Teluk Lampung," ujar Kepala BPBD Provinsi Lampung Aswarodi di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan kondisi sebaran abu vulkanik telah berangsur berkurang, namun masyarakat tetap diminta menggunakan masker saat melakukan kegiatan di luar ruangan.

"Abu ini mengikuti dari arah angin, jadi masyarakat diminta untuk tetap menggunakan masker apabila beraktivitas di luar ruangan terutama saat terjadi paparan abu vulkanik," katanya.

Dia menjelaskan Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Status Level III, dan hari ini pada pukul 00.47 WIB terjadi satu kali erupsi, meski tidak teramati secara visual namun terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 51 milimeter dengan durasi 28 detik dan telah dinyatakan selesai.

"Berdasarkan hasil pemantauan pada pukul 06.00-12.00 WIB, tidak tercatat adanya kejadian erupsi," ucap dia.

Menurut dia, pada periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB tercatat dua kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 13-17 milimeter dan durasi 5-8 detik.

Selain itu, satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 23 milimeter dan durasi 10 detik, dan satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-5 milimeter dengan dominan 2 milimeter.

"Meskipun intensitas aktivitas mulai menurun, pemantauan tetap dilakukan karena aktivitas vulkanik belum berhenti dan perubahan morfologi gunung masih perlu diperhatikan," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Angka Bunuh Diri di Eropa Makin Mengkhawatirkan

49 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Angka Bunuh Diri di Eropa M...
Megapolitan
Pelaku Bisnis Wisata Terus ...
Megapolitan
Banten Sekolah dari Rumah S...
Advertisement
Menkeu Ungkap Data Ekonomi Bulan Agustus Sinyal Postif untuk Perekonomian

Menkeu Ungkap Data Ekonomi Bulan Agustus Sinyal Postif untuk Perekonomian

10 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.